Dua Klub Raksasa Korea Selatan Latihan di Bali Bukti Potensi Sport Tourism Indonesia

Sabtu, 14 Feb 2026 21:33
Dua klub Korea Selatan, Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center. Pelatih Pohang Steelers puas dengan fasilitas dan berencana kembali tahun depan. Istimewa

NARASINETWORK.COM - Keindahan alam dan masyarakat yang menyukai olahraga menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mendongkrak sport tourism. Potensi ini semakin meningkat ketika infrastruktur penunjang kegiatan olahraga tersedia lengkap. Bali merupakan salah satu daerah yang memiliki kombinasi daya tarik tersebut.

Mengenai fasilitas, pusat pelatihan milik Bali United FC yaitu Bali United Training Center Gianyar, menjadi lokasi ideal bagi tim sepakbola untuk menjalankan aktivitas latihan. Keindahan pantai yang berada di sekitarnya membuat suasana latihan menarik dan menyenangkan.

Hal ini membuat dua klub ternama asal Korea Selatan, Pohang Steelers yang berkompetisi di K-League 1 dan Jeonbuk Reserves yang bermain di divisi ketiga, memilih untuk menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center sejak tanggal 13 Januari hingga 2 Februari lalu.

Pelatih kepala Pohang Steelers, Tae-ha Park menyampaikan kepuasannya selama tiga pekan berlatih di lahan seluas hampir 31 hektar yang dilengkapi dengan 9 lapangan sepakbola berstandar internasional. Ia menjelaskan bahwa sebelum memutuskan untuk datang ke Indonesia, tim Pohang Steelers telah melakukan tinjauan di beberapa negara untuk memilih tempat latihan terbaik.

“Kami sebelum melakukan latihan di sini telah melakukan sejumlah inspeksi di beberapa negara yaitu Thailand, Vietnam dan juga Indonesia. Setelah melihat dan membandingkan, kami memutuskan untuk berlatih di Indonesia dan berencana pada tahun-tahun berikutnya akan memprioritaskan Bali United Training Center sebagai tujuan untuk melakukan pemusatan latihan,” jelas Pelatih Tae-ha.

Selain fasilitas latihan sepakbola yang berkualitas dan keindahan alam yang mendukung, Bali juga memiliki fasilitas kesehatan kelas dunia di Sanur, yaitu Bali International Hospital (BIH). Perawatan medis yang canggih di BIH memungkinkan para atlet yang mengalami cedera saat berlatih atau bertanding di pulau dewata mendapatkan penanganan optimal.

Keberhasilan sport tourism sebagai salah satu sektor yang mendukung perekonomian menjadi bagian dari program utama yang sedang dijalankan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora). Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir bertekad untuk menguatkan wisata olahraga dengan melakukan pemetaan potensi cabang olahraga yang menjadi daya tarik dan kekuatan di setiap daerah.

“Jika kita bicara mengenai sport tourism, Indonesia memiliki potensi besar. Selama ini kita dikenal dengan kekayaan alam sebagai objek wisata, padahal kondisi alam tersebut juga bisa dijadikan arena olahraga. Ditambah lagi dengan fasilitas penunjang yang kita miliki, seperti tempat pemusatan latihan, stadion dan lapangan sepakbola berkualitas, serta rumah sakit untuk perawatan atlet.

Faktor lain yang membuat kita mampu menggabungkan sport dan tourism adalah kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olahraga. Mengadakan pertandingan di sini akan menarik banyak penonton,” pungkas Menpora Erick.

 

 

 

Berita Terkini