Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai

Senin, 22 Jun 2026 21:46
Basarnas Ambon mengusulkan penghentian operasi pencarian delapan penumpang speedboat yang tenggelam di Perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya, setelah pencarian selama sembilan hari sejak 12 hingga 20 Juni 2026 tidak membuahkan hasil. Istimewa

NARASINETWORK.COM - AMBON, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon mengusulkan penghentian operasi pencarian terhadap delapan penumpang speedboat yang tenggelam di Perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan pencarian telah dilakukan selama sembilan hari, mulai 12 hingga 20 Juni 2026. Hingga hari terakhir, tim gabungan belum menemukan keberadaan para korban.

"Sehubungan dengan pelaksanaan operasi SAR selama sembilan hari, terhitung sejak 12 Juni hingga 20 Juni 2026, dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup," kata Arafah di Ambon, Sabtu malam.

Menurut dia, usulan tersebut disampaikan setelah berkoordinasi dengan keluarga korban, pemerintah kecamatan, unsur SAR, serta warga setempat.

Delapan penumpang yang dinyatakan hilang yakni Anton Manahen (40), Asael Daniel (72), Yomima Waliana (36), Regina Unwakolu (33), Enderfina Siaran (62), Wulan Kelmury (35), Yoksan Unawekla (9), dan Marcelo Unawekla (4).

Sementara dua penumpang lainnya selamat, yaitu Yakop Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42).

Peristiwa itu terjadi saat speedboat yang membawa 10 penumpang berlayar dari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kecamatan Pulau-Pulau Babar, pada 11 Juni 2026. Saat melintas di sekitar Pulau Dai, kapal diterpa cuaca buruk yang disertai gelombang tinggi dan angin kencang hingga tenggelam.

Lokasi kejadian berada pada koordinat 7°39'2.95" LS dan 129°38'27.61" BT di sekitar Perairan Pulau Dai. Titik tersebut berjarak sekitar 264 mil laut ke arah tenggara dari BRIN Ambon berdasarkan pemetaan Google Earth.

Basarnas Ambon juga telah berkoordinasi dengan Camat Babar untuk mengimbau nelayan yang melaut agar turut memantau wilayah sekitar Pulau Dai dan Pulau Tepa. Namun, upaya yang dilakukan warga di kedua perairan tersebut belum membuahkan hasil.

Sementara itu, Kapal Patroli (KP) XVI-2006 milik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku yang terlibat dalam pencarian telah tiba di Dermaga Saumlaki, ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Berita Terkini