Dari Batavia Menuju Pada Jejak Rempah Banda Neira

Senin, 22 Jun 2026 22:13
Perjalanan ke Banda Neira dari Jakarta memerlukan transit di Ambon, diikuti penerbangan perintis (40–45 menit) atau jalur laut (6–12 jam). Waktu kunjungan terbaik adalah Maret–Mei dan September–November. Istimewa

NARASINETWORK.COMBANDA NEIRA, Wisatawan dari Jakarta yang ingin mengunjungi situs sejarah peninggalan kolonial di Banda Neira, Maluku Tengah, harus melakukan transit di Kota Ambon sepanjang tahun karena belum tersedia rute penerbangan komersial langsung.

Perjalanan lanjutan dari Ambon menuju Kepulauan Banda dapat ditempuh menggunakan jalur udara dengan pesawat perintis atau jalur laut menggunakan kapal cepat dan kapal PELNI. Pemilihan rute tersebut menjadi prosedur utama bagi publik guna menjangkau kawasan yang pernah menjadi lokasi pengasingan tokoh bangsa.

"Di Kepulauan Banda, kami melihat bagaimana sejarah dunia pernah diperebutkan hanya demi segenggam pala. Tempat ini menyimpan ketenangan yang luar biasa, sekaligus pengingat yang kuat tentang harga sebuah kebebasan bangsa."

Tahap pertama dimulai dengan penerbangan dari Jakarta menuju Bandara Pattimura di Ambon. Maskapai komersial seperti Lion Air, Citilink, dan Batik Air menyediakan layanan penerbangan langsung dengan durasi tempuh sekitar 3,5 hingga 4 jam. Calon penumpang dapat memilih jadwal penerbangan malam atau dini hari agar tiba di Ambon pada pagi hari, sehingga memiliki waktu luang untuk menyesuaikan jadwal dengan transportasi lanjutan.
Bagi yang memilih jalur udara dari Ambon, pesawat perintis menuju Bandara Bandanaira menawarkan waktu tempuh paling singkat, yaitu sekitar 40 hingga 45 menit. Namun, moda transportasi ini memiliki keterbatasan kuota kursi dan aturan berat bagasi yang ketat. Calon penumpang perlu melakukan pemesanan tiket jauh sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan.
Jalur laut menawarkan opsi kapal cepat yang bertolak dari Pelabuhan Tulehu menuju Banda Neira dengan durasi pelayaran antara 6 hingga 8 jam. Jadwal keberangkatan armada ini tersedia beberapa kali dalam seminggu, tetapi operasionalnya bergantung pada perkembangan kondisi cuaca di perairan Maluku. Selain kapal cepat, Kapal PELNI dari Pelabuhan Yos Sudarso menjadi pilihan dengan tarif kelas ekonomi dan waktu tempuh berkisar 8 sampai 12 jam.
Wisatawan yang memiliki waktu luang lebih panjang dapat memanfaatkan rute laut langsung menggunakan kapal PELNI dari pelabuhan di Jakarta. Perjalanan laut ini memakan waktu lima sampai tujuh hari dengan persinggahan di beberapa kota transit sebelum berlabuh di dermaga tujuan. Opsi tersebut diminati oleh pelancong yang mengutamakan penghematan biaya transportasi secara keseluruhan.
Waktu kedatangan terbaik yang dianjurkan berkisar antara bulan Maret hingga Mei atau September hingga November saat ombak laut cenderung tenang. Pengunjung diimbau untuk menyiapkan uang tunai dalam jumlah memadai sebelum meninggalkan Ambon. Langkah antisipasi tersebut diperlukan karena ketersediaan mesin ATM dan fasilitas perbankan di Banda Neira masih sangat terbatas.


Berita Terkini