Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 03:04
    Bagikan  
Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional
Ilustrasi

Telenovela Amerika Latin mendominasi televisi nasional tahun 1990-an hingga awal 2000-an. Kepopulerannya meredup seiring maraknya produksi lokal dan masuknya drama Asia, meski masih dikenang sebagai sejarah hiburan tanah air.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Industri televisi nasional pernah mencatat sejarah keemasan melalui penayangan serial drama Amerika Latin yang populer dengan sebutan telenovela. Tayangan hiburan asal Meksiko dan Venezuela ini mendominasi slot siaran sore hingga malam hari di berbagai stasiun televisi swasta sepanjang era 1990-an hingga awal tahun 2000-an. Kehadiran program tersebut menjadi alternatif hiburan utama masyarakat sebelum masanya gempuran serial Asia maupun produksi sinetron domestik beralur panjang.

Kategori tayangan terbagi menjadi dua segmen utama guna menjaring penonton dari berbagai usia. Segmen pertama menyasar pemirsa dewasa melalui drama percintaan seperti Marimar, Maria Mercedes, dan Rosalinda yang melambungkan nama aktris Thalia, serta kisah Esmeralda. Segmen kedua menyasar kelompok anak-anak serta remaja lewat judul populer macam Amigos X Siempre, Maria Belen, hingga Carita de Angel yang menampilkan tokoh ikonik Dulce Maria.
Formula cerita yang disajikan umumnya seragam namun terbukti efektif memikat pemirsa televisi saat itu. Konflik utama berkisar pada perbedaan status sosial ekonomi, di mana tokoh protagonis miskin berjuang menghadapi rintangan hidup demi cinta. Struktur narasi diperkuat oleh kehadiran tokoh antagonis berpenampilan mewah yang selalu berusaha menggagalkan kebahagiaan pemeran utama melalui berbagai rekayasa rencana.
Proses alih bahasa ke dalam bahasa Indonesia memegang peran penting bagi keberhasilan adaptasi budaya tayangan asing ini. Para pengisi suara lokal berhasil menghidupkan karakter lewat intonasi ekspresif, penekanan emosi, serta pelafalan nama-nama khas Spanyol secara fasih. Dialog penutup adegan yang penuh ketegangan menjadi ciri yang terus diingat oleh masyarakat pemirsa televisi lintas generasi.
Fenomena kepopuleran drama Amerika Latin ini perlahan surut seiring perubahan regulasi penyiaran serta pergeseran selera pasar. Stasiun televisi swasta mulai beralih memproduksi sinetron lokal secara massal karena biaya produksi yang lebih efisien dan kedekatan latar cerita dengan keseharian penonton. Munculnya tren drama dari negara Asia lain seperti Taiwan dan Korea Selatan juga ikut menggeser posisi telenovela dari layar kaca.
Meskipun masa tayang utamanya telah berlalu puluhan tahun silam, jejak sejarah program ini tetap terjaga di ruang memori publik. Sejumlah stasiun televisi berbasis digital sesekali memutar ulang beberapa judul legendaris untuk memenuhi permintaan pemirsa yang ingin bernostalgia. Fenomena masa lalu tersebut membuktikan bahwa produk hiburan luar negeri mampu membentuk pola tontonan masyarakat pada periode tertentu.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Langkah Nyata RSUD Majalaya & IDI Kabupaten Bandung Temukan Potensi Thalassemia Sejak Dini
NARASINETWORK.COM Jadi Media Partner FESPIN XIII 2026, Perkuat Publikasi Diplomasi Budaya Asia
Mentan Amran Realisasikan Bantuan Alsintan bagi Buruh Tani di Karawang
MTQ Nasional ke-31 di Semarang Bahas Keilmuan Al-Qur’an dan Transformasi Dakwah di Era AI
PMI Manufaktur Indonesia Turun Tipis pada Agustus 2026, Kemenperin Dorong Penguatan Industri dan Ekspor
Gencarkan Penertiban Pajak, Bapenda Kabupaten Bandung Gelar Operasi Gabungan 3 Hari
KDS Dukung Raperda Pornografi, Edukasi dan Pendampingan Anak Harus Diperkuat
Kawal Perubahan APBD 2026, Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Anggaran Harus Bekerja untuk Rakyat
Tri Suhartanto ke Polresta Bandung, Rekam Jejaknya Penuh Lika-liku
Warga Jongor di Bandung, Turun Tangan Perbaiki Langsung Jalan yang Rusak
Penelusuran Rokok Ilegal di Kabupaten Bandung Mulai Diungkap, Satpol PP Gandeng Bea Cukai
Program Pentahelix Dibentuk, Camat Ciparay Dorong Mitigasi Sejak Dini
Pentahelix Dibentuk, Kapolsek Ciparay Siap Dukung dan Kawal Program Pemerintah
Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah