Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri

Kamis, 9 Jul 2026 13:35
    Bagikan  
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Istimewa

Indonesia dan Armenia memperkuat kerja sama industri melalui pertemuan bilateral pada INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Nilai ekspor Indonesia ke Armenia pada 2025 mencapai USD26,2 juta dengan tren kenaikan 83,63 % /tahun.

NARASINETWORK.COM - EKATERINBURG, Indonesia dan Armenia memperkuat hubungan ekonomi melalui pertemuan bilateral antara Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Ekonomi dan Perdagangan Republik Armenia H.E. Gevorg Papoyan di sela pembukaan INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Pertemuan tersebut membahas peningkatan perdagangan, penjajakan kerja sama industri, penyusunan nota kesepahaman, serta peluang investasi dan pengembangan rantai pasok.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, tahun 2026 menandai 34 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Armenia sejak kedua negara menjalin hubungan resmi pada 22 September 1992. Menurutnya, hubungan yang telah terbangun selama lebih dari tiga dekade menjadi modal bagi perluasan kerja sama ekonomi dan industri.

Hubungan perdagangan kedua negara menunjukkan perkembangan positif. Nilai perdagangan Indonesia dan Armenia pada 2025 mencapai USD26,7 juta dengan rata-rata pertumbuhan 70,64 persen per tahun sepanjang periode 2021–2025. Seluruh nilai perdagangan tersebut berasal dari sektor nonmigas.

Ekspor Indonesia ke Armenia pada 2025 tercatat sebesar USD26,2 juta atau meningkat dengan tren rata-rata 83,63 persen per tahun. Produk yang dikirim antara lain kopi, teh, rempah-rempah, mesin dan peralatan mekanik, produk minyak sawit, kakao, sabun, karet, serat optik, instrumen musik, serta produk kulit.

Sementara itu, impor Indonesia dari Armenia masih relatif kecil. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang peningkatan perdagangan, terutama untuk produk aluminium, mesin dan peralatan mekanik, peralatan listrik, tembakau, serta pakaian jadi yang menjadi unggulan Armenia.

Agus menyampaikan bahwa Indonesia memandang Armenia tidak hanya sebagai mitra perdagangan, tetapi juga sebagai akses menuju kawasan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) melalui keanggotaannya di Eurasian Economic Union (EAEU). Posisi tersebut dinilai dapat mendukung perluasan kerja sama industri dan perdagangan kedua negara.

Peluang tersebut semakin terbuka setelah penandatanganan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) pada 21 Desember 2025 di St. Petersburg. Perjanjian itu memberikan akses pasar ke kawasan Eurasia yang berpenduduk hampir 180 juta jiwa dengan preferensi tarif bagi lebih dari 85 persen nilai perdagangan.

Sebagai tindak lanjut pembahasan kerja sama, Kementerian Perindustrian telah menyampaikan rancangan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama industri kepada Pemerintah Armenia melalui jalur diplomatik. Dokumen tersebut mencakup pertukaran informasi mengenai standar teknis dan regulasi industri, penguatan hubungan antarpelaku usaha, alih teknologi, pengembangan rantai pasok, penyelenggaraan forum bisnis, pengembangan kawasan industri, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah Indonesia berharap pembahasan rancangan MoU dapat segera memasuki tahap finalisasi sehingga kerja sama yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan.

Pertemuan dengan Armenia merupakan bagian dari agenda bilateral Menteri Perindustrian pada hari pertama penyelenggaraan INNOPROM 2026 yang juga mencakup pertemuan dengan sejumlah negara lain. Pameran industri tersebut diikuti hampir 900 peserta dari lebih dari 50 negara dengan area pameran seluas 50.000 meter persegi.

Keikutsertaan Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026 dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar, menarik investasi, meningkatkan kerja sama teknologi, serta membuka peluang kemitraan industri dengan berbagai negara, termasuk Armenia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal dan Lebih dari 2.000 Warga Mengungsi