NARASINETWORK.COM Jadi Media Partner FESPIN XIII 2026, Perkuat Publikasi Diplomasi Budaya Asia

Rabu, 2 Sep 2026 06:29
Festival Payung Indonesia (FESPIN) XIII 2026 berlangsung di Taman Balekambang, Solo, pada 4–6 September dengan tema “Catra Padi – Sepayung Dewi Sri”. Dok. Fespin XIII - 2026

NARASINETWORK.COMSOLO, NarasiNetwork.com menjadi salah satu media partner yang mendukung publikasi Festival Seni dan Pertunjukan Indonesia (FESPIN) XIII 2026 yang akan berlangsung pada 4–6 September 2026 di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah.

Mengusung tema “Catra Padi, Sepayung Dewi Sri”, festival ini mempertemukan Indonesia, Korea Selatan, India, Jepang, dan Thailand melalui agenda seni dan budaya sebagai bagian dari diplomasi budaya Asia.

FESPIN XIII membawa tema yang berkaitan dengan sosok Dewi Sri, figur yang dikenal pada tradisi budaya Nusantara dan memiliki hubungan dengan kehidupan agraris masyarakat. Tema tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan seni yang menghadirkan unsur budaya dari sejumlah negara Asia.

Keikutsertaan lima negara memberikan ruang bagi seniman dan pelaku budaya untuk menampilkan karya serta pertunjukan masing-masing. Berbagai kegiatan yang disiapkan menjadi bagian dari pertemuan budaya yang terbuka bagi masyarakat.

NarasiNetwork.com menjadi salah satu media partner yang mendukung publikasi Festival Payung Indonesia (FESPIN) XIII 2026 di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah. FESPIN XIII mengusung tema “Catra Padi – Sepayung Dewi Sri” dan berlangsung pada 4–6 September 2026.

Mengusung tema “Catra Padi – Sepayung Dewi Sri”, pergelaran budaya ini menghadirkan lebih dari 160 seni pertunjukan, delegasi dari 40 kota di Indonesia, serta partisipasi lima negara mitra untuk mengangkat cerita mengenai padi, pangan, dan budaya masyarakat Asia.

FESPIN XIII merupakan pergelaran tahunan yang memasuki penyelenggaraan ke-13. Pada tahun ini, Taman Balekambang dipilih sebagai pusat kegiatan dengan berbagai agenda seni, budaya, edukasi, serta pameran instalasi payung tradisional.

Tema “Catra Padi – Sepayung Dewi Sri” mengangkat posisi padi dalam kehidupan masyarakat Nusantara dan Asia. Sosok Dewi Sri yang dikenal melalui berbagai tradisi masyarakat Indonesia menjadi salah satu bagian dari tema festival tahun ini.

Skala penyelenggaraan FESPIN XIII turut terlihat dari keterlibatan delegasi yang berasal dari 40 kota di Indonesia. Selain itu, lima negara mitra ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang mempertemukan seniman dan pelaku budaya dari berbagai daerah serta negara.

Lebih dari 160 seni pertunjukan dijadwalkan hadir selama festival. Pengunjung juga dapat melihat pameran instalasi visual payung tradisional yang menjadi salah satu bagian acara.

FESPIN XIII tidak hanya menghadirkan pertunjukan dan pameran. Sejumlah kegiatan edukasi turut disiapkan bagi masyarakat, antara lain workshop lukis payung, sulam payung, dan rajut. Kegiatan tersebut memberi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal proses pembuatan karya berbasis keterampilan tangan.

Penyelenggaraan FESPIN XIII 2026 juga mendapat pengakuan melalui masuknya festival ini ke dalam Top 10 Event Terbaik Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Sebagai media partner, NarasiNetwork.com turut mendukung publikasi informasi mengenai FESPIN XIII kepada masyarakat. Informasi mengenai agenda, tema, peserta, serta kegiatan festival dapat disebarluaskan melalui pemberitaan sebelum dan selama acara berlangsung.

Dengan rangkaian pertunjukan, pameran, dan workshop, FESPIN XIII 2026 menjadi salah satu agenda budaya yang mempertemukan berbagai daerah di Indonesia dengan mitra dari sejumlah negara Asia. Seluruh kegiatan dipusatkan di Taman Balekambang, Solo, pada 4–6 September 2026.

Berita Terkini