Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara

Minggu, 19 Apr 2026 19:25
    Bagikan  
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Istimewa

Kuliner khas Manado, sambal dabu-dabu, mempertahankan eksistensinya melalui teknik pengolahan irisan bahan mentah yang mengutamakan kesegaran. 

NARASINETWORK.COM - MANADO, Sambal dabu-dabu merupakan elemen utama dalam tradisi kuliner Sulawesi Utara yang mengutamakan kesegaran bahan baku. Berbeda dengan jenis sambal lain yang dihaluskan, dabu-dabu dibuat dengan teknik merajang seluruh bahan secara manual. Komposisi utamanya terdiri dari irisan bawang merah, cabai rawit, serta potongan tomat merah dan hijau. Penambahan air perasan jeruk nipis atau lemon cui memberikan karakteristik rasa asam yang kuat untuk menyeimbangkan rasa pedas.

Proses pembuatan dimulai dengan mencampur irisan bahan di sebuah wadah, lalu dibumbui garam dan sedikit gula. Tahap akhir yang menentukan adalah penyiraman minyak kelapa panas ke atas campuran bahan tersebut. Suhu minyak yang tinggi berfungsi untuk melayukan bumbu secara cepat sehingga aroma bawang dan cabai keluar tanpa menghilangkan tekstur renyah. Metode ini menjaga tampilan sambal tetap cerah dan tidak hancur saat disajikan.
Untuk mendapatkan kualitas rasa yang maksimal, takaran bahan harus proporsional sesuai kebutuhan penyajian. Satu porsi standar biasanya menggunakan 10 butir bawang merah, 20 buah cabai rawit, dan tiga buah tomat yang telah dibuang bijinya. Penggunaan tomat tanpa biji bertujuan agar tekstur sambal tidak terlalu berair. Selain itu, pemilihan minyak kelapa murni seringkali menjadi standar untuk mendapatkan aroma yang lebih gurih dibandingkan minyak goreng biasa.
Dalam penyajiannya, dabu-dabu dipasangkan dengan hidangan laut yang dibakar atau digoreng. Ikan tuna, kembung, dan ekor kuning sering menjadi pilihan karena memiliki struktur daging yang padat. Selain ikan, cumi dan udang bakar juga lazim dinikmati bersama sambal ini. Kombinasi antara protein laut dan sambal dabu-dabu menciptakan keseimbangan rasa yang mampu menetralkan aroma amis ikan secara efektif melalui unsur asam dari jeruk.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso