NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Persakabo (Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Kabupaten Bogor) menggelar latihan mandiri bagi para pemain di bawah pelatihan Budi Santoso, pada Sabtu (18/7/2026) pukul 09.00–12.00 WIB di Stadion Persikabo Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Latihan tersebut diikuti para atlet sebagai persiapan menghadapi Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang akan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di stadion yang sama.
Program latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, penguasaan bola, penyelesaian akhir, serta penerapan strategi permainan. Tim pelatih juga mengevaluasi kondisi fisik dan kesiapan setiap pemain menjelang kompetisi.
Peserta latihan berasal dari Cibinong, Citeureup, Babakan Madang, Parung, Tanjungsari, serta sejumlah wilayah lain di sekitar Kabupaten Bogor. Mereka terdiri atas Rudy Hartono, Saifuddin (Popon), Sopian, Mansur, Carlan B. Darjan, Rahmat Sholihin, Wardoyo, Dodi Setiawan, Teja Kusuma, Nacen, Dimas, Bambang Setiana, Farhan, Iwan Setiawan, dan Awang.
Di luar aktivitas sebagai atlet, para pemain memiliki profesi yang beragam, antara lain karyawan, buruh harian lepas, pengemudi ojek online, penjahit, teknisi servis keliling, pemilik warung kopi, dan guru honorer. Mayoritas merupakan penyandang amputasi kaki, sementara beberapa pemain merupakan penyandang amputasi tangan dan cerebral palsy (CP) pada satu tangan.
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V akan mempertemukan 11 klub dari 15 Dewan Regional Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) yang berasal dari Jawa, Madura, dan Sumatera. Sebanyak 224 atlet aktif, termasuk pemain Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia kategori senior dan U-23, dijadwalkan mengikuti turnamen tersebut.
Sebagai tuan rumah, Persakabo memanfaatkan setiap sesi latihan untuk mematangkan persiapan sebelum menghadapi persaingan pada Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V di Stadion Persikabo Cibinong.
