NARASINETWORK.COM - MANADO, Ayam woku merupakan hidangan khas Sulawesi Utara yang menonjolkan penggunaan rempah serta bumbu kuning dengan tingkat kepedasan tinggi. Masakan ini menggunakan bahan dasar seperti kunyit, jahe, dan cabai untuk menghasilkan cita rasa tajam. Unsur kesegaran bahan menjadi penentu utama dalam menjaga kualitas rasa masakan tradisional tersebut.
Masyarakat Minahasa mengenal dua teknik memasak masakan ini, yakni woku balanga dan woku daun. Woku balanga diproses menggunakan kuali hingga kuah mengental, sementara woku daun dimasak dengan cara dibungkus daun pisang. Perbedaan metode tersebut diterapkan untuk menghasilkan tekstur daging serta aroma bumbu yang meresap secara maksimal.
Karakteristik masakan ini terletak pada penggunaan daun kunyit, daun jeruk, daun pandan, dan serai yang diiris halus sebagai penyedap alami. Pada tahap akhir, daun kemangi ditambahkan untuk memberikan aroma khas. Selain itu, potongan tomat dan perasan jeruk nipis digunakan sebagai penyeimbang rasa agar menghasilkan unsur asam yang tepat.
Penerapan bumbu ini tergolong fleksibel karena dapat diaplikasikan pada bahan pangan lain seperti ikan, udang, atau cumi. Hidangan tersebut sering menjadi menu utama pada acara resmi maupun konsumsi harian di wilayah setempat. Penggunaan rempah yang melimpah terus dipertahankan oleh masyarakat guna menjaga keaslian resep tradisional ini.