NARASINETWORK.COM - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi generasi penerus bangsa. Kegiatan sosailisasi yang dilakukan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini menjadi salah satu terobosan pemerintah untuk wujudkan generasi emas 2045.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi dalam paparannya menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program Makan Bergizi Gratis telah ditetapkan sebagai program nasional untuk menjamin hak generasi penerus bangsa dalam memperoleh asupan gizi yang merata. Kecukupan gizi berkelanjutan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kecerdasan anak,” ujar Nurhadi saat sosialisasikan program MBG di Kecamatan Srengat, Blitar Minggu, (12/4).
Ia menambahkan bahwa perbaikan kualitas gizi harus menjadi perhatian bersama, mengingat dampaknya yang sangat besar terhadap masa depan bangsa. Menurutnya, generasi yang sehat dan cerdas hanya dapat terwujud jika kebutuhan gizi terpenuhi secara konsisten sejak dini.
Selain itu, Nurhadi juga menyoroti bahwa Program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keterlibatan petani, peternak, serta pelaku usaha lokal dalam rantai pasok bahan pangan menjadi nilai tambah yang memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Pemenuhan gizi seimbang dinilai menjadi kunci dalam mencegah dampak jangka panjang yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak hingga dewasa. Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Pelaksanaannya mengedepankan prinsip makanan yang bergizi, aman, higienis, serta berbasis bahan pangan lokal.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga diharapkan untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program, baik melalui pemanfaatan bahan pangan lokal maupun partisipasi dalam pengawasan pelaksanaan di lapangan.
Sosialisasi program MBG ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif bahwa pemenuhan gizi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, Program MBG diyakini dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.