NARASINETWORK.COM - Pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momen berbeda bagi puluhan petugas PT PLN (Persero) di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Saat sebagian masyarakat menikmati libur akhir tahun, para petugas justru tetap siaga memastikan sistem kelistrikan Jawa-Bali berjalan andal.
PLN menuntaskan penggantian trafo Inter Bus Transformer (IBT)-1 500/150 kV berkapasitas 500 MVA di GITET Mandirancan setelah hasil pengujian menunjukkan kondisi kurang optimal pada IBT-1 fasa T. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan gangguan yang berpotensi memengaruhi pasokan listrik secara luas.
Manager PLN UPT Cirebon Andi Setiawan mengatakan, keputusan untuk tetap bekerja di tengah libur Natal dan Tahun Baru diambil demi menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.
“Listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat dan industri. Karena itu, ketika ada indikasi gangguan, kami harus segera melakukan penanganan, meskipun bertepatan dengan masa libur Tahun Baru,” ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).
Pekerjaan penggantian trafo dimulai sejak 17 Desember 2025 dan melibatkan personel dari berbagai unit, mulai dari PLN UIT Jawa Bagian Tengah, PLN UPT Cirebon, PLN ULTG Cirebon, hingga PLN Pusertif.
Proyek ini juga didukung tim High Voltage Test dari PLN UIT Jawa Bagian Barat serta mitra kerja, dengan durasi pekerjaan sekitar 25 hari.
Menurut Andi, salah satu tantangan utama adalah proses mobilisasi trafo pengganti yang memiliki bobot ratusan ton. Trafo tersebut didatangkan dari GITET Bekasi melalui jalur laut sebelum diangkut ke lokasi menggunakan kendaraan khusus multi-axle.
“Mobilisasi trafo membutuhkan perencanaan yang matang agar proses pengangkutan berjalan aman dan efisien,” kata Andi.
Setelah trafo tiba di lokasi, tim PLN melakukan penggantian IBT-1 fasa T dan material transmisi utama untuk memastikan seluruh peralatan pendukung berada dalam kondisi optimal.
Tahapan berikutnya adalah pengujian tegangan tinggi atau High Voltage Test pada fasa R dan S guna memastikan kesiapan peralatan sebelum dioperasikan kembali.
PLN Pusertif kemudian melakukan proses komisioning secara menyeluruh untuk memastikan seluruh pekerjaan telah memenuhi standar keselamatan dan keandalan, baik nasional maupun internasional. Dukungan sumber daya tambahan selama 24 jam juga diberikan oleh mitra kerja PT Karyasembada Ciptamandiri.
Seluruh rangkaian pekerjaan dinyatakan rampung pada 11 Januari 2026. Dengan selesainya penggantian trafo tersebut, GITET Mandirancan kembali beroperasi normal dan berperan penting dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat dan industri di wilayah Jawa-Bali.
Di awal Tahun Baru, keberhasilan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik nasional. Di balik terang lampu rumah warga, terdapat dedikasi petugas yang tetap bekerja di saat sebagian besar masyarakat merayakan pergantian tahun.
