Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab

Rabu, 27 May 2026 18:20
    Bagikan  
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Komunitas Salihara

Komunitas Salihara gelar pameran tunggal ke-18 Goenawan Mohamad berjudul Teks, Gambar, Kitab (24 Mei–28 Juni 2026). Dipajang 80 lebih karya berupa gambar, cetak, lukisan, dan tulisan buatan 2017–2025. Acara dibuka Tisna Sanjaya dan dikurasi Asikin Hasan.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Goenawan Mohamad dikenal luas sebagai penyair, penulis, dan pemikir. Di usia 85 tahun, ia kembali mempersembahkan karya lewat pameran tunggal ke-18 berjudul Teks, Gambar, Kitab. Acara ini berlangsung 24 Mei hingga 28 Juni 2026 di Galeri Salihara, Jakarta Selatan. Ini adalah kali pertama ia menggelar pameran di ruang seni yang didirikannya sendiri.

Pameran dibuka (23/5/2026) oleh seniman Tisna Sanjaya dan disusun oleh kurator Asikin Hasan. Lebih dari 230 tamu hadir, antara lain mantan Wakil Presiden Boediono, serta tokoh seni dan budaya.

Ada lebih dari 80 karya dipajang, berupa gambar tangan, cetak, lukisan, dan tulisan yang dibuat tahun 2017–2025. Ia memakai tinta, akrilik, cat air, dan teknik cetak grafis. Salah satu bagian utama adalah seri Kitab, yang mencakup Kitab Kurawa, Kitab Hantu, Kitab Hewan, dan Kitab Badut. Karya dalam seri ini disusun seperti lembar catatan yang terbuka, mengangkat hal ingatan, sejarah, dan gagasan yang terus berkembang.

Menurut Asikin Hasan, ciri utama karya Goenawan adalah hubungan antara tulisan dan gambar. “Kedua unsur ini tampil berdiri sendiri namun saling mengisi dalam satu rangkaian pikiran,” ujarnya. Cara seperti ini sudah terlihat sejak awal tahun 1960-an, saat ia sering berinteraksi dengan seniman di Sanggar Bambu.

Selama ini masyarakat lebih mengenal tulisan Goenawan. Lewat pameran ini, orang dapat melihat bagaimana gagasan dan pandangan tentang sejarah serta kehidupan disajikan dalam bentuk rupa. Goresan garis dan susunan bentuk memiliki gaya yang mudah dikenali.

Pengunjung dapat datang setiap Selasa hingga Minggu, pukul 11.00–19.00 WIB, dengan waktu masuk terakhir pukul 18.30 WIB. Galeri tutup setiap Senin dan hari libur nasional. Harga tiket Rp25.000,- pada hari kerja dan Rp35.000,- pada akhir pekan. Pelajar dan mahasiswa hingga jenjang S1 dapat masuk tanpa biaya dengan menunjukkan kartu tanda pelajar atau mahasiswa.

Komunitas Salihara berharap acara ini dapat memberi gambaran lain tentang Goenawan Mohamad, sebagai pribadi yang terus berkarya di berbagai bidang sepanjang hidupnya.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Premier League Rilis Lini Masa Musim Baru Pascapiala Dunia 2026
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Hilirisasi Inovasi Sains Dukung Program MBG Berkelanjutan di Semarang
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke