Halimah Munawir dan SatuPena Sumbar Bantu Anak-Anak Korban Bencana Galodo Melalui Kegiatan Terapi Literasi

Senin, 12 Jan 2026 16:52
    Bagikan  
Halimah Munawir dan SatuPena Sumbar Bantu Anak-Anak Korban Bencana Galodo Melalui Kegiatan Terapi Literasi
Sastri Bakry

SatuPena Sumbar menggelar kegiatan menulis bagi anak-anak korban bencana Galodo di Padang. Acara ini membantu mereka mengungkapkan perasaan dan pulih dari trauma.

NARASINETWORK.COM - Komunitas literasi SatuPena Sumbar menggelar acara motivasi menulis bagi anak-anak korban bencana di Huntara, Kecamatan Kota Tengah, pada Kamis (9/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengungkapkan perasaan dan memulihkan kondisi psikologis setelah mengalami dampak gempa dan banjir galodo yang melanda wilayah tersebut. Acara yang dihadiri oleh sekitar 65 anak-anak korban bencana berjalan dengan antusias. Peserta mengikuti serangkaian kegiatan menulis dan berpartisipasi dalam kompetisi yang diselenggarakan.

Armaidi Tanjung, Sekretaris SatuPena Sumbar, menjelaskan tujuan utama dari kegiatan tersebut. "Menulis adalah terapi jiwa yang menjadi bagian dari upaya penyembuhan trauma," ujarnya. "Kami ingin anak-anak merasa bahagia sekaligus mengenal dunia literasi melalui aktivitas membaca dan menulis."

Sastri Bakry, Ketua SatuPena Sumbar, menyampaikan apresiasi terhadap hasil karya yang dihasilkan oleh para peserta. "Kami menilai hasil tulisan mereka luar biasa. Kami juga mendorong mereka untuk menentukan pilihan sesuai dengan minat dan kemampuan yang mereka miliki," ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana penyaluran bantuan dari Halimah Munawir, seorang penulis, penyair, dan pengusaha berbasis di Jakarta. Ia mengirimkan bantuan khusus untuk anak-anak korban banjir galodo sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi mereka.

Dalam pesan yang disampaikan saat pengiriman bantuan, Halimah menyatakan, "Saya ingin fokus pada apa yang bisa dilakukan untuk membuat mereka merasa lebih baik, dengan semakin mendekatkan diri pada Allah."

Bantuan yang disalurkan meliputi mukena, sajadah, kain sarung, pakaian, makanan, dan minuman. Selain itu, acara juga diakhiri dengan penyerahan hadiah uang tunai kepada lima pemenang lomba menulis dan lima pemenang lomba menjawab pertanyaan.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Asosiasi Siti Manggopoh, yang diwakili oleh ketuanya beserta anggota. Mereka terlihat senang menyaksikan anak-anak korban bencana dapat kembali menunjukkan wajah ceria setelah melalui masa sulit akibat bencana.

Sebelum menggelar acara motivasi menulis, SatuPena Sumbar telah melakukan serangkaian bantuan kemanusiaan segera setelah kejadian bencana. Pada waktu itu, banyak korban kehilangan rumah bahkan anggota keluarga.

Komunitas tersebut menyalurkan kebutuhan pokok berupa peralatan dapur – antara lain rice cooker, kuali, dan perlengkapan lainnya, di lima titik terdampak bencana. Sumber bantuan pada kesempatan itu berasal dari Asosiasi Siti Manggopoh, anggota SatuPena, dan Ketua Umum SatuPena, Denny JA.

Bantuan yang diberikan merupakan bentuk dukungan nyata kepada mereka yang terdampak bencana. Tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah untuk membantu korban merasa lebih baik dan mendapatkan dukungan yang diperlukan dalam proses pemulihan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan penyelenggara. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak korban bencana, baik dalam hal pemulihan trauma maupun pengembangan kreativitas melalui aktivitas menulis. Melalui literasi, diharapkan anak-anak dapat menemukan sarana baru untuk mengekspresikan diri dan membangun masa depan yang lebih baik.

SatuPena Sumbar berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya literasi serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026