Warga Keluhkan dan Pertanyakan Mengapa Banyak Penerangan Jalan Umum Mati, Apakah Tidak Ada Anggarannya?

Kamis, 11 Sep 2025 23:52
    Bagikan  
Warga Keluhkan dan Pertanyakan Mengapa Banyak Penerangan Jalan Umum Mati, Apakah Tidak Ada Anggarannya?
Istimewa

Sejumlah Lampu Jalan Mati

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Warga di sejumlah daerah di Kabupaten Bandung mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang banyak padam. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga menimbulkan keresahan karena jalanan menjadi gelap gulita pada malam hari.

Banyak warga menilai, Pemda seakan menutup mata terhadap masalah ini. Padahal, penerangan jalan adalah fasilitas dasar yang menyangkut keselamatan dan keamanan masyarakat.

"Di jalan laswi pak, tinggal dugi Ciparay meni paroek kitu lampu, hariwang atuh," ujar Dadan, warga Ciheulang, saat ditemui Kamis (11/9/2025) malam.

Kekhawatiran itu juga datang dari para pengguna jalan. Termasuk mereka yang berprofesi sebagai pekerja dengan jam malam.


"Leres, kasieun mah ageung atuh uwih weungi wae, Sien begal mah aya, sareng sieun jalan nu bolong atau rusak kan teu katinggal, amit-amit janteun cilaka," kata Citra.


Lalu Bahaya seperti apa yang Mengintai

1. Rawan Kecelakaan
Jalan yang gelap membuat pengendara motor dan mobil kesulitan melihat kondisi jalan, terutama di tikungan atau jalan berlubang. Tidak sedikit kecelakaan lalu lintas terjadi hanya karena penerangan minim.


2. Meningkatkan Tindak Kriminal
Minim penerangan kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Jalan gelap menjadi tempat favorit aksi begal, jambret, hingga pencurian kendaraan bermotor. Warga pun merasa was-was ketika harus pulang malam.


3. Mengganggu Aktivitas Ekonomi Malam
Banyak pedagang kecil atau pekerja malam hari merasa dirugikan. Jalan yang gelap membuat warga enggan keluar rumah, sehingga aktivitas ekonomi malam menjadi sepi.


4. Citra Buruk Bagi Pemerintah Daerah
Jika masalah PJU terus dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap Pemda Kabupaten Bandung bisa merosot. Penerangan jalan yang tidak layak mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah pada kebutuhan dasar warganya.



“Setiap tahun anggaran perbaikan jalan dan penerangan itu selalu ada, tapi faktanya di lapangan lampu-lampu banyak yang mati. Apa gunanya program besar kalau kebutuhan dasar seperti ini saja tidak bisa ditangani?” ujar salah satu warga yang kesal dengan kondisi tersebut.

Warga juga menilai bahwa Pemda Kabupaten Bandung harus lebih transparan dalam pendataan dan perawatan PJU. Jika tidak ada perbaikan serius, masalah ini akan terus merugikan masyarakat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso