Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk

Senin, 22 Jun 2026 13:11
Pentahelix program pengerukan Cisunggalah Istimewa

NARASINETWORK.COM - KABUPATEN BANDUNG

– Kabar baik datang bagi warga Kecamatan Solokanjeruk. Program normalisasi Sungai Cisungalah sepanjang hampir 5 kilometer yang melintasi Desa Cibodas, Desa Padamukti, dan Desa Panyadap kini telah rampung 100 persen.


Pengerjaan yang berlangsung selama dua bulan terakhir tersebut difokuskan pada pengerukan endapan lumpur yang menyebabkan pendangkalan sungai dan menghambat aliran air

Dengan selesainya normalisasi ini, kapasitas Sungai Cisungalah sebagai saluran utama yang diharapkan kembali optimal sehingga mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap terjadi saat musim hujan.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan rasa syukur atas selesainya program yang dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak dalam skema pentahelix.


"Alhamdulillah, normalisasi Sungai Cisungalah sepanjang hampir 5 kilometer telah selesai dilaksanakan. Mulai dari Desa Cibodas hingga Desa Panyadap, seluruh proses pengerukan berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak," ujar Dadang Supriatna, baru-baru ini. 


Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, akademisi, serta berbagai unsur lainnya yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


Ia juga memberikan apresiasi kepada warga Desa Cibodas, Desa Padamukti, dan Desa Panyadap yang turut berperan aktif menjaga kelancaran proses normalisasi sejak awal hingga selesai.


"Partisipasi masyarakat sangat besar. Mereka ikut membantu menjaga kondusivitas dan mendukung seluruh tahapan pekerjaan sehingga proses normalisasi dapat diselesaikan sesuai target," katanya.


Tak berhenti sampai di tahap pengerukan, penanganan Sungai Cisungalah akan berlanjut melalui program pemerintah pusat yang melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, serta Pemerintah Kabupaten Bandung.


Sementara itu, perwakilan BBWS Citarum, Ciman, menilai keberhasilan normalisasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor mampu menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.


"Dengan kondisi aliran sungai yang kini lebih baik, kami berharap potensi banjir yang selama ini terjadi setiap tahun dapat ditekan secara signifikan," ujarnya, Senin (22/6/2026).


Ciman menambahkan, meski normalisasi telah selesai, kondisi sungai masih memerlukan penataan lanjutan agar hasil yang telah dicapai dapat terjaga secara berkelanjutan.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sungai, terutama dari kawasan hulu.


"Jika kondisi di hulu sungai tidak terjaga dengan baik, maka di wilayah hilir berpotensi kembali terjadi banjir dan luapan air yang besar. Karena itu, menjaga sungai harus dimulai dari hulu hingga hilir," tegasnya.


Dengan rampungnya normalisasi Sungai Cisungalah, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk terbebas dari ancaman banjir yang selama ini menjadi persoalan tahunan.

Ke depan, keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

**

Berita Terkini