Kekeringan Mulai Menghantam Arjasari, 5.558 Warga Terima Bantuan Air Bersih

Jumat, 7 Aug 2026 14:14
Seluruh warga dan pihak-pihak terkait yang turut membantu BPBD Kabupaten Bandung Istimewa

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Musim kemarau mulai memukul ketersediaan air bersih di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Pemerintah Kabupaten Bandung pun bergerak dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mulai mengalami penurunan pasokan.


Penyaluran dilakukan selama dua hari, 28–29 Juli 2026, melalui kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung, dengan dukungan pemerintah Kecamatan Arjasari, Linmas, serta pemerintah desa.


Dua wilayah menjadi sasaran distribusi, yakni Desa Wargaluyu dan Desa Batukarut. Sebanyak 1.781 kepala keluarga (KK) atau sekitar 5.558 jiwa tercatat menerima manfaat bantuan tersebut.


Tiga Desa Mulai Mengajukan Bantuan


Camat Arjasari Dian Wardiana mengungkapkan, kebutuhan air bersih di wilayahnya mulai meningkat seiring berlangsungnya musim kemarau.


Menurut Dian, saat ini sudah ada tiga desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada pemerintah. Selain Wargaluyu dan Batukarut, permohonan juga datang dari Desa Patrolsari.


“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah desa untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan. Jika ada wilayah yang membutuhkan bantuan, pengajuan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Dian.


Ia menjelaskan, setiap permohonan bantuan akan terlebih dahulu melalui proses asesmen.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi diprioritaskan kepada wilayah yang mengalami kondisi paling membutuhkan.


Pemerintah kecamatan juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Laporan masyarakat mengenai kesulitan mendapatkan air bersih akan dikoordinasikan dengan Pemkab Bandung dan instansi terkait untuk mendapatkan penanganan.


"Kami akan memprioritaskan wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dan memastikan bantuan disalurkan secara adil sesuai tingkat kebutuhan masyarakat. Setiap permohonan yang masuk menjadi perhatian serius agar penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin,” kata Dian.


Desa Apresiasi Respons Cepat BPBD

Langkah cepat pemerintah daerah mendapat apresiasi dari pemerintah desa yang wilayahnya terdampak.


Kepala Desa Wargaluyu Sulaeman dan Kepala Desa Batukarut Cepi mengapresiasi respons BPBD Kabupaten Bandung yang segera mengirimkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.


Keduanya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.


Di tengah ancaman kemarau yang masih berlangsung, Pemerintah Kecamatan Arjasari mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan air secara berlebihan.


Warga juga diminta menjaga sumber air yang masih tersedia serta meningkatkan kepedulian dan gotong royong di lingkungan masing-masing.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, menjaga sumber air yang ada, dan saling membantu agar dampak musim kemarau dapat ditekan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Camat Dian.


Pemantauan Kekeringan Terus Dilakukan


Pemerintah Kecamatan Arjasari memastikan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami krisis air akan terus dilakukan.


Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung, pemerintah desa, PMI, dan pemangku kepentingan lainnya juga akan diperkuat agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti.


Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang paling terdampak kekeringan selama musim kemarau.

Berita Terkini

Arif Onelegz "Rising Beyond Limits"

Nasional • Kamis, 30-Jul-2026 01:25