Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub

Rabu, 24 Jun 2026 23:02
    Bagikan  
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Istimewa

Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) akan menggelar Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V pada 24–26 Juli 2026 di Stadion Persikabo Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

NARASINETWORK.COMBOGOR, Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) akan menggelar Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V pada 24–26 Juli 2026 di Stadion Persikabo Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang yang mempertemukan 11 klub dari 15 Dewan Regional PSAI di Jawa, Madura, dan Sumatera tersebut akan diikuti 224 atlet aktif, termasuk pemain Tim Nasional Senior dan U-23. Kompetisi ini diselenggarakan sebagai agenda tahunan untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta memberikan ruang pertandingan bagi atlet sepak bola amputasi dari berbagai daerah.

Ketua Umum PSAI, Yudhi Yahya, mengatakan pemilihan Stadion Persikabo Cibinong didasarkan pada ketersediaan fasilitas yang mendukung kebutuhan atlet penyandang disabilitas fisik. Selain itu, lokasi tersebut dinilai memadai untuk penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional.

Menurut Yudhi, pelaksanaan turnamen mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bogor, sponsor, pelatih klub berlisensi PSSI, serta perangkat pertandingan berlisensi resmi. Empat wasit internasional dari World Amputee Football Federation (WAFF) juga dijadwalkan bertugas selama kompetisi berlangsung.

Selain pertandingan utama, PSAI akan mengadakan kegiatan pengembangan melalui Coaching Clinic bagi peserta putra dan putri. Program tersebut ditujukan untuk menjaring calon pemain baru, terutama pada kelompok usia muda dan sektor perempuan.

Dalam ketentuan pertandingan, pemain outfield atau selain penjaga gawang merupakan individu dengan amputasi atau disabilitas pada anggota gerak bawah. Sementara itu, penjaga gawang merupakan individu dengan amputasi atau disabilitas pada anggota gerak atas.

Pemain outfield diwajibkan menggunakan kruk berbahan logam tanpa roda sebagai alat bantu bergerak di lapangan. Kruk tidak boleh digunakan secara sengaja untuk menyentuh atau mengarahkan bola karena akan dianggap sebagai pelanggaran handball. Adapun penjaga gawang tidak diperbolehkan keluar dari area penalti sendiri. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat berujung pada kartu merah.

Panitia juga mewajibkan penggunaan jenis pul sepatu dan pelindung ujung kruk yang sesuai dengan kondisi lapangan guna menjaga keselamatan pemain serta mencegah kerusakan permukaan rumput.

Untuk mendukung kenyamanan peserta dan penonton, panitia menyediakan akses yang ramah bagi penyandang disabilitas fisik, meliputi area transit pemain, ruang ganti, dan tribun stadion.

PSAI mengajak masyarakat, pecinta sepak bola, dan insan media untuk hadir di Stadion Persikabo Cibinong selama pelaksanaan kompetisi guna memberikan dukungan kepada para atlet yang akan bertanding mewakili daerah masing-masing.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso
Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang