Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan

Rabu, 5 Aug 2026 19:03
    Bagikan  
Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan
Istimewa

Penumpukan sampah di wilayah Ciparay

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Pengangkutan sampah di wilayah kerja UPT Pengelolaan Sampah Wilayah 4 Kabupaten Bandung resmi dihentikan sementara mulai hari ini. Penyebabnya, kuota pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sari Mukti telah habis sehingga armada tidak lagi dapat membuang sampah ke lokasi tersebut.

Kondisi ini berpotensi memicu penumpukan sampah di berbagai titik apabila

Pennghentian berlangsung lebih lama

Selain mengganggu kebersihan lingkungan, penumpukan sampah juga dikhawatirkan memicu munculnya tempat pembuangan liar, menimbulkan bau tidak sedap, hingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah 4, Kartika Putri L, mengatakan bahwa hingga beberapa hari sebelumnya proses pengangkutan masih berjalan normal sesuai jadwal. Namun mulai hari ini, seluruh kegiatan pengangkutan terpaksa dihentikan karena kuota TPA telah terpenuhi.

"Untuk pengangkutan kemarin-kemarin masih berjalan sesuai jadwal. Namun mulai hari ini stop pengangkutan karena kuota ke TPA sudah habis," ujarnya, dikonfirmasi Narasinetwork, Rabu (5/8/2026). 

Saat ditanya mengenai penanganan sampah liar yang mulai bermunculan di sejumlah lokasi, Kartika mengakui kegiatan Operasi Bersih (Opsih) tetap dapat dilakukan. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan prioritas karena keterbatasan kapasitas pembuangan ke TPA Sari Mukti.

"Paling dilakukan sesuai prioritas, baik untuk kegiatan Opsih maupun penanganan sampah liar yang ada," katanya.

Menurutnya, penambahan kuota pembuangan ke TPA diberikan setiap dua minggu sekali. Karena itu, pengangkutan sampah diperkirakan baru dapat kembali berjalan setelah kuota baru diberlakukan pada hari Senin mendatang.

"Kalau sesuai kebijakan, kuota itu diberikan setiap dua minggu. Nanti mulai kuota baru lagi pada hari Senin," jelasnya.

Ia menyebutkan, kuota yang diterima saat ini mencapai sekitar 280,37 ton per hari atau setara dengan 3.925,24 ton dalam satu periode dua minggu.

"Jadi kuotanya sekitar 280,37 ton per hari atau 3.925,24 ton per dua minggu," tuturnya.

Penghentian sementara ini kembali menunjukkan masih bergantungnya pengelolaan sampah Kabupaten Bandung terhadap kapasitas TPA Sari Mukti. Ketika kuota pembuangan habis, pengangkutan dari wilayah otomatis ikut terhenti. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, terlebih produksi sampah masyarakat terus berlangsung setiap hari tanpa dapat dihentikan.

Apabila tidak diantisipasi dengan langkah-langkah darurat, keterbatasan kuota TPA berpotensi menyebabkan penumpukan sampah di kawasan permukiman, pasar, dan ruang publik.

Situasi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya percepatan pengurangan sampah dari sumber, peningkatan pengolahan di tingkat wilayah, serta penambahan kapasitas pengelolaan sampah agar ketergantungan terhadap TPA dapat dikurangi.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan
BPBD Kabupaten Bandung Percepat Distribusi Air Bersih, Gandeng PMI hingga PDAM Tangani Dampak Kekeringan
DPD APPSI Kabupaten Bandung Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Nama-nama Pengurusnya
Dalam Rangka HUT RI, PDAM Tirta Raharja Luncurkan Program Subsidi Untuk Warga Masyarakat, Ini Penjelasannya
'Viralkan, Saya Kasih Hadiah!' Dedi Mulyadi Tantang Warga Bongkar Penjual Tramadol dan Miras Ilegal di Jabar
Riani Pemulung "A Mother from Tegal Turning a Simple Hut into a Place of Learning"
Bakso Abang-Abang Kuliner Sederhana dengan Rasa yang Sulit Dilupakan
Indonesian Stars Agnez Mo and Anggun C. Sasmi Join Reacher Season 4 as Powerful Antagonists
PLKI UPQ Ciawi Bogor Menyusuri Sejarah Percetakan Al-Qur’an Indonesia
Muharam Islamic Literacy Festival 1448 H, Hadirkan Literasi, Layanan Sosial, dan Wisata Edukasi Al-Qur'an
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Akhlak Bangsa
Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
Kepergian Nasirun Perupa dengan Jejak Panjang di Seni Rupa Indonesia
Transcendental Lyrical Mysticism A New Philosophical Aesthetic in Literature Liauw Pauw Phing
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Tokoh Lintas Agama
Wali Kota Padang Lepas Tim Safari Puisi Empat Negara Satupena Sumbar dan Sumbar Talenta
Safari Puisi Empat Negara Resmi Digelar Satupena Sumbar, Sumbar Talenta Perkenalkan Karya Sastra di Malaysia
Arif Onelegz "Rising Beyond Limits"
Registrasi SIM Biometrik Hadirkan Bilik Khusus Pengguna Berhijab, Komdigi Pastikan Privasi Pelanggan Terjaga
Polresta Bandung Bongkar Jaringan Narkoba, Ada 105 Kasus Dalam Waktu Dua Bulan