Kepergian Nasirun Perupa dengan Jejak Panjang di Seni Rupa Indonesia

Sabtu, 1 Aug 2026 14:11
    Bagikan  
Kepergian Nasirun Perupa dengan Jejak Panjang di Seni Rupa Indonesia
Istimewa

Perupa Nasirun meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 05.58 WIB di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Seniman kelahiran 1965 itu dimakamkan di Makam Seniman Girisapto, Imogiri, Bantul.

NARASINETWORK.COM - BANTUL, Perupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 05.58 WIB di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Seniman berusia 60 tahun itu dimakamkan pada hari yang sama pukul 14.00 WIB di Makam Seniman Girisapto, Tilamat, Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Nasirun lahir pada 1965 dan dikenal sebagai perupa yang menghadirkan tradisi Jawa serta nilai tasawuf Islam melalui karya seni rupa kontemporer. Wayang dan kisah mistik yang diwariskan ibunya menjadi salah satu sumber yang banyak hadir pada karya-karyanya.

Ia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Seni Kriya Batik dan Seni Murni ASRI/ISI Yogyakarta pada 1994. Setelah lulus, Nasirun aktif mengikuti pameran tunggal maupun pameran bersama di berbagai kota di Indonesia serta sejumlah negara. Beberapa karyanya juga pernah dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia.

Salah satu karya yang dikenal ialah Persembahan untuk Bathara Guru yang dibuat pada 1999. Lukisan tersebut dihibahkan kepada Galeri Nasional Indonesia pada 2013 dan menjadi bagian dari koleksi negara.

Selama berkarya, Nasirun menerima sejumlah penghargaan, antara lain Penghargaan Sketsa dan Seni Lukis Terbaik ISI Yogyakarta, McDonald Award pada Lustrum ISI ke-X, Philip Morris Award pada 1997, serta Rekor MURI pada 2016 atas tiga karya seni yang dipamerkan di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Nasirun meninggalkan seorang istri, Supartilah, serta tiga anak, yaitu Ima Bunga Insan Sani, Yudhistira Nurul Asmi, dan Nawarna Ratna Mutu Manikam. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi dunia seni rupa Indonesia yang selama puluhan tahun mengenal karya-karyanya melalui berbagai pameran dan koleksi seni.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
Kepergian Nasirun Perupa dengan Jejak Panjang di Seni Rupa Indonesia
Transcendental Lyrical Mysticism A New Philosophical Aesthetic in Literature Liauw Pauw Phing
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Tokoh Lintas Agama
Wali Kota Padang Lepas Tim Safari Puisi Empat Negara Satupena Sumbar dan Sumbar Talenta
Safari Puisi Empat Negara Resmi Digelar Satupena Sumbar, Sumbar Talenta Perkenalkan Karya Sastra di Malaysia
Arif Onelegz "Rising Beyond Limits"
Registrasi SIM Biometrik Hadirkan Bilik Khusus Pengguna Berhijab, Komdigi Pastikan Privasi Pelanggan Terjaga
Polresta Bandung Bongkar Jaringan Narkoba, Ada 105 Kasus Dalam Waktu Dua Bulan
Empat Dekade Bersastra Suriali Andi Kustomo Menata Langkah Baru Seni Kota Tegal
Satpol PP Kabupaten Bandung Perkuat Keamanan Komplek Pemerintahan
Hanna Sania dan Nurhayati dari RBC Sampaikan Pesan pada Aksi Unjuk Rasa, Unjuk Karya di TIM Melalui Puisi
narasinetwork.com Football Lab #01 "Membaca Tekanan Tinggi dan Serangan Efektif Indonesia atas Kamboja"
Hattrick Mitchell Baker Antar Timnas Indonesia Bungkam Kamboja 5-1 di Pembuka Piala AFF 2026
KOSMAK Ungkap Dugaan Korupsi Rp.26 Miliar untuk Pengembangan Tanaman Porang di Sidrap
SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai