NARASINETWORK.COM - BOGOR, Budi Santoso selaku Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Kabupaten Bogor memimpin persiapan pembinaan atlet dan penyelenggaraan sejumlah kegiatan sepak bola amputasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sepanjang 2026.
Kegiatan yang berpusat di kawasan Stadion Persikabo, Cibinong, tersebut dilakukan menjelang Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V atau Piala Kemenpora 2026 yang akan berlangsung pada 23–26 Juli 2026. Program itu ditujukan untuk membuka kesempatan bagi penyandang amputasi mengikuti pelatihan dan pertandingan sesuai aturan cabang olahraga tersebut.
Pengcab PSAI Kabupaten Bogor menjalankan pembinaan atlet melalui latihan rutin, seleksi pemain, dan persiapan menghadapi kompetisi. Kegiatan tersebut melibatkan atlet dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Selain menyiapkan tim untuk kejuaraan nasional, PSAI Kabupaten Bogor juga membuka program Coaching Clinic 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di area Stadion Persikabo, Cibinong.
Program tersebut ditujukan bagi anak-anak dan perempuan penyandang amputasi yang ingin mengenal sepak bola amputasi. Peserta yang memenuhi persyaratan akan memperoleh fasilitas berupa akomodasi, konsumsi, jersey, dan kruk olahraga selama kegiatan berlangsung.
Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai tuan rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V. Turnamen ini akan diikuti tim-tim dari berbagai daerah yang memperebutkan gelar tingkat nasional.
Sepak bola amputasi dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan tujuh pemain, terdiri atas enam pemain lapangan dan satu penjaga gawang. Pemain lapangan menggunakan kruk dan merupakan atlet dengan amputasi pada anggota tubuh bagian bawah. Adapun penjaga gawang merupakan atlet dengan amputasi pada anggota tubuh bagian atas.
PSAI Kabupaten Bogor juga menjadi bagian dari pembinaan atlet yang berpeluang mengikuti seleksi menuju tim nasional. Sejumlah pemain Indonesia sebelumnya tampil pada berbagai kejuaraan internasional, termasuk Piala Dunia Sepak Bola Amputasi dan Kejuaraan Asia Sepak Bola Amputasi.
Budi Santoso mengatakan bahwa pembinaan atlet dan penyelenggaraan kegiatan olahraga menjadi agenda yang terus dijalankan organisasi. Melalui program tersebut, PSAI Kabupaten Bogor membuka kesempatan bagi penyandang amputasi yang ingin mengikuti latihan dan kompetisi sesuai ketentuan yang berlaku.