Malam Film Korea : Perpaduan Sempurna antara Sinema dan Kuliner di Australia

Rabu, 22 Oct 2025 16:49
    Bagikan  
Malam Film Korea : Perpaduan Sempurna antara Sinema dan Kuliner di Australia
Istimewa

Pengalaman budaya Korea yang unik hadir melalui Malam Film, dengan camilan khas, film, dan pameran di Australia.

NARASINETWORK.COM - Menggabungkan elemen dari berbagai budaya bisa menjadi jawabannya. Baru-baru ini, sebuah acara bertajuk "Malam Film dengan Sentuhan Korea" sukses memadukan kelezatan kuliner Korea dengan keseruan menonton film, menciptakan pengalaman yang memikat bagi para pesertanya.

Terinspirasi dari camilan klasik yang biasa hadir di bioskop, acara ini menghadirkan sentuhan kreatif dengan cita rasa Korea. Para tamu dimanjakan dengan berbagai pilihan canapé yang dirancang ulang dengan menggunakan bahan-bahan dan rasa khas Korea.

Beberapa hidangan yang menjadi sorotan antara lain Tart Kalamari Mentega dan Tart Kembang Kol Mentega, yang menawarkan interpretasi modern dari camilan populer di bioskop Korea, yaitu cumi-cumi bakar mentega.

Selain itu, ada pula Kerupuk Nacho dengan Bubuk Kimchi, Sotteok-sotteok (sate sosis dan kue beras), Corn Dog dengan Mayones Gochujang dan Saus Keju, Gimbap yang juga muncul dalam film ‘K-Pop Demon Hunters’, Tiramisu dengan sentuhan unik Injeolmi, serta Popcorn Panggang dengan Glazur Karamel Doenjang yang manis dan gurih.

Para tamu yang hadir, yang berasal dari kalangan film dan seni, menikmati suasana hangat yang dipenuhi dengan percakapan, kreativitas, dan tentunya, cita rasa Korea. Acara ini berhasil menyoroti hubungan erat antara dunia sinema dan kuliner Korea, menawarkan cara yang inovatif bagi para penonton untuk menikmati budaya Korea.

Bagi para penggemar film Korea, ada kesempatan lain untuk menyelami lebih dalam dunia perfilman Korea melalui pameran "Production Design Scene Architects Build On-Screen Worlds". Pameran ini menampilkan seni di balik layar dari set film Korea yang paling ikonik, memberikan wawasan tentang proses kreatif dalam pembuatan film. Pameran ini berlangsung hingga 31 Oktober di Korean Cultural Centre Australia, dengan tiket masuk gratis setiap hari Senin hingga Jumat, dari pukul 10.00 hingga 18.00.

Selain itu, para pecinta film juga dapat menikmati Korean Film Festival in Australia (KOFFIA) Touring Program, yang akan berakhir pada akhir pekan ini di Whitsunday (QLD). Program ini menampilkan berbagai film menarik seperti Hear Me Our Summer, Forbidden Fairytale, The Noisy Mansion, dan About Family.

Melalui acara seperti "Malam Film dengan Sentuhan Korea", serta pameran dan festival film Korea, kita dapat melihat bagaimana budaya Korea semakin merambah dunia hiburan dan kuliner. Dengan menggabungkan berbagai elemen budaya yang berbeda, kita dapat menciptakan pengalaman yang unik dan memperkaya, serta memperluas wawasan kita tentang budaya lain.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Opsih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH, Disdagin dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri
Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional
Indonesia Emas 2045 Kesehatan Jadi Modal Utama Generasi Muda
Narasinetwork.com Dukung Penyebaran Informasi IMLF 2026 dan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang
IMLF 2026 Menghubungkan Bangsa Lewat Literasi di Tengah Peringatan Satu Abad Jam Gadang