BPKW III Sumbar Gelar Sabudaya di IMLF-4 Peringati 100 Tahun Jam Gadang

Jumat, 9 Jan 2026 21:50
Festival Literasi Internasional Minangkabau ke-4 (IMLF-4) akan digelar 3-7 Juni 2026 di Bukittinggi dengan dukungan Pemko Bukittinggi dan Satu Pena Sumbar. Sastry Bakri

NARASINETWORK.COM - Festival Literasi Internasional Minangkabau ke-4 (International Minangkabau Literacy Festival-IMLF-4), yang diselenggarakan Satu Pena Sumbar dengan dukungan Pemerintah Kota Bukittinggi, direncanakan berlangsung pada tanggal 3 hingga 7 Juni 2026 mendatang. Acara ini akan dimeriahkan melalui Sabudaya yang diselenggarakan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) III Sumatera Barat, sekaligus menyelenggarakan pameran sejarah untuk memperingati 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPK Wilayah III Sumatera Barat, Drs. Nurmatias, pada Kamis kemarin (8/1/2026) saat mengadakan pertemuan dengan Ketua IMLF-4 Sastri Bakry dan Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung di ruang kerja Kantor BPKW III Sumatera Barat, yang berlokasi di Belimbing, Kuranji, Kota Padang.

Menurut Nurmatias, Sabudaya BPK adalah acara budaya bertema "Satu Ranah Budaya" yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat. "Sabudaya bertujuan melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Minangkabau melalui berbagai pertunjukan seni yang menampilkan identitas budaya daerah Minangkabau. Tahun lalu acara ini telah diselenggarakan di Kabupaten Tanah Datar. Tahun 2026, Sabudaya akan diselenggarakan di Bukittinggi yang bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi," ujar Nurmatias.

Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan di Kabupaten Tanah Datar tahun sebelumnya, kegiatan Sabudaya meliputi pengenalan sejarah Minangkabau, penayangan film sejarah Minangkabau, pameran galeri cagar budaya, serta pertunjukan seni tradisional.

Nurmatias menyampaikan, pelaksanaan Sabudaya tahun ini akan dijadwalkan bersamaan dengan rangkaian kegiatan IMLF-4. Dengan demikian, para delegasi IMLF-4 yang berasal dari berbagai negara dapat menyaksikan kekayaan seni budaya Minangkabau secara langsung.

Ketua IMLF-4 Sastri Bakry menyatakan, kehadiran kegiatan Sabudaya akan semakin menyemarakkan hampir ratusan acara yang digelar selama pelaksanaan IMLF-4. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPKW III Nurmatias atas dukungannya untuk kegiatan IMLF-4. Selain Sabudaya, kami berharap kegiatan seminar kebudayaan Minangkabau juga akan mendapatkan dukungan dari BPKW III Sumatera Barat," ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan penyerahan buku karya penyair Spanyol, Francisco Munoz, yang telah diterjemahkan oleh Siska Saputri, Anggota Satu Pena Sumbar kepada Kepala BPKW III Sumatera Barat Nurmatias.

 

 

 

Berita Terkini