Kota Tangerang Sukses Capai Target Imunisasi Lebih dari 100% untuk IDL dan IBL

Sabtu, 3 Jan 2026 15:40
    Bagikan  
Kota Tangerang Sukses Capai Target Imunisasi Lebih dari 100% untuk IDL dan IBL
Istimewa

Pemkot Tangerang melalui Dinkes mencatatkan capaian imunisasi melampaui target. Berdasarkan aplikasi ASIK, IDL 129?n IBL 128%; validasi manual PWS menunjukkan angka lebih tinggi yaitu IDL 143?n IBL 134%.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan mencatatkan hasil yang baik dalam upaya perlindungan kesehatan anak melalui program imunisasi rutin. Hingga penghujung tahun 2025, angka cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan Imunisasi Baduta Lengkap (IBL) telah melampaui target yang ditetapkan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraini mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun melalui aplikasi ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku) hingga tanggal 18 Desember 2025, capaian IDL telah menyentuh angka 129% dan IBL mencapai 128%.

"Kami sangat menghargai kerja keras seluruh tenaga kesehatan dan kader di lapangan. Angka ini menunjukkan bahwa sistem kita bekerja dengan baik. Bahkan, jika merujuk pada validasi manual melalui Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) hingga November 2025, capaian kita lebih tinggi lagi, yakni IDL sebesar 143% dan IBL 134%," jelasnya.

Tingginya angka persentase yang melampaui 100 persen mengindikasikan bahwa Dinas Kesehatan Kota Tangerang tidak hanya berhasil memenuhi target sasaran proyeksi Pusdatin, tetapi juga berhasil melakukan penyisiran terhadap anak-anak pendatang atau warga nondomisili yang tinggal di Kota Tangerang.

"Capaian yang melampaui target ini adalah bukti nyata komitmen Kota Tangerang dalam membentuk kekebalan kelompok bagi generasi masa depan. Kami memastikan bahwa setiap anak yang berada di wilayah Kota Tangerang, tanpa memandang status domisili, mendapatkan hak mereka untuk terlindungi dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)," tambah dr. Dini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perbedaan angka antara sistem digital ASIK dan pencatatan manual PWS terus diminimalkan melalui proses sinkronisasi data yang berkelanjutan. Ia mengimbau kepada seluruh orang tua untuk tetap aktif memeriksa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) guna memastikan buah hatinya sudah mendapatkan imunisasi yang lengkap dan sesuai jadwal.

"Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan guna menjaga status Kota Tangerang sebagai wilayah dengan risiko penularan penyakit menular yang rendah, sekaligus mendukung program nasional dalam mewujudkan Indonesia Sehat 2045," tutupnya.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara
The Evolution and Philosophy of The Dark Horse