NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meminta perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia menelusuri calon mahasiswa yang telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru namun belum melakukan registrasi ulang, guna memastikan penyebab ketidakterlanjutan proses serta membuka peluang penanganan bagi peserta yang terkendala biaya.
Kemdiktisaintek menyampaikan, langkah penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi alasan calon mahasiswa tidak melanjutkan proses registrasi. PTN diminta menjalin komunikasi langsung dengan peserta guna mengetahui kondisi yang dihadapi, termasuk kemungkinan keterbatasan ekonomi sebagai faktor utama.
Apabila ditemukan kendala biaya, PTN diimbau meninjau kembali penetapan kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai kondisi ekonomi keluarga. Selain itu, perguruan tinggi didorong mengoptimalkan berbagai skema bantuan pendidikan seperti beasiswa, dukungan dari mitra, serta program bantuan biaya yang tersedia di kampus.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah perguruan tinggi yang telah menerapkan kebijakan bantuan pendidikan. Ia menilai berbagai upaya tersebut membantu menjaga akses pendidikan bagi calon mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang ekonomi.
Sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Mataram, disebut telah menerapkan penyesuaian UKT berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa, dengan sebagian mahasiswa berada pada kelompok biaya rendah hingga pembebasan UKT penuh. Kebijakan ini juga mencakup mahasiswa pada program studi tertentu yang memperoleh keringanan biaya.
Kemdiktisaintek turut menyoroti peran pemerintah daerah yang menyediakan program beasiswa untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan Kalimantan Timur menjadi contoh pelaksanaan dukungan pembiayaan pendidikan melalui skema bantuan bagi putra-putri daerah.
Menteri Brian menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga setiap calon mahasiswa perlu memperoleh kesempatan yang setara tanpa terhambat faktor ekonomi. Data hasil penelusuran PTN akan digunakan sebagai bahan evaluasi kebijakan penerimaan mahasiswa baru serta penguatan layanan informasi dan bantuan pendidikan.
