Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas

Minggu, 5 Jul 2026 15:27
    Bagikan  
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
Istimewa

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, mengapresiasi penyelenggaraan Bhinneka Run 2026 di TMII, Jakarta, yang melibatkan pelari penyandang disabilitas.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, mengapresiasi penyelenggaraan Bhinneka Run 2026 yang melibatkan pelari penyandang disabilitas di Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 3.500 peserta tersebut dilepas bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat. Ajang ini mempertandingkan nomor lari 3 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga.

Bhinneka Run 2026 menawarkan lintasan yang melewati rumah adat serta berbagai ikon budaya Nusantara di kawasan TMII. Selama perlombaan berlangsung, peserta juga disambut penampilan kesenian tradisional, antara lain tanjidor, angklung, dan tari Tor-Tor.

Menpora Erick Thohir menyampaikan rasa senangnya melihat antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, lari merupakan olahraga yang dapat dilakukan berbagai kalangan sekaligus membantu menjaga kebugaran tubuh.

Ia juga menilai keikutsertaan penyandang disabilitas menjadi bagian penting dari penyelenggaraan olahraga yang memberi kesempatan setara kepada seluruh warga negara.

"Kami sangat mengapresiasi event lari yang memberikan ruang bagi masyarakat penyandang disabilitas untuk ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa olahraga adalah milik semua orang tanpa terkecuali," ujar Erick Thohir.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang ramah bagi penyandang disabilitas sehingga dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak masyarakat.

Erick Thohir menyebut jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai sekitar 25,9 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 11 persen telah aktif berolahraga. Data itu menjadi dorongan bagi pemerintah untuk memperluas kesempatan berolahraga bagi penyandang disabilitas.

Selain mendorong partisipasi olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menyiapkan langkah agar atlet disabilitas tetap memiliki kesempatan berkontribusi setelah mengakhiri karier sebagai atlet. Salah satu upaya yang dilakukan ialah membuka peluang bagi mereka untuk menjadi tenaga pendidik.

Menurut Erick Thohir, pengalaman yang dimiliki para atlet disabilitas dapat dimanfaatkan untuk membina peserta didik di sekolah, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet baru yang berprestasi.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang
Kemdiktisaintek Bekali 54 Pendidik SMA Unggul Garuda Jelang Tahun Ajaran Baru
Gerakan Penanaman Mangrove di Brebes Perkuat Perlindungan Pesisir dan Dukung Target Nasional
Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Gerakan Brebes ASRI dan Penanaman Mangrove di Pantai Randusanga
Kasus Kekerasan Seksual Anak Gegerkan Ciparay Kabupaten Bandung,.Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenperin Perkuat Kebijakan Industri di Tengah Penurunan PMI Manufaktur Juni 2026
Pelantikan Tiga Pejabat Baru Lengkapi Jajaran Eselon I Kementerian Keuangan
Ólafur Arnalds Konsisten Kembangkan Musik Neo Klasik Melalui Komposisi dan Teknologi
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Polri dalam Menjaga Keamanan dan Mendukung Program Nasional
Bimtek Rp963,6 Juta di DLH Kabupaten Bandung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Urgensi Anggarannya
Disorot Soal Layanan Pengaduan dan Informasi, Dewan Pengawas Tirta Raharja Akui Kritik Publik Jadi Masukan
TPS3R Manggungharja Diduga Tak Berfungsi Maksimal, Sampah Berakhir Dibakar, Ini Kata Pengelola
Lebaran Yatim Kebersamaan dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Bekasi
Sesmenpora Pimpin Upacara Harganas Ke-33 Ajak Perkuat Peran Keluarga untuk SDM Berkualitas
Kemenpora dan Nestlé Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Olahraga Nasional