Partisipasi Masyarakat Desa Bicak Mojokerto Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 17 Feb 2026 16:24
    Bagikan  
Partisipasi Masyarakat Desa Bicak Mojokerto Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis
Dok. MBG

Partisipasi Masyarakat Desa Bicak Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di Kantor Desa Bicak, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (13/2) pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kemitraan Komisi IX DPR RI dalam menyampaikan langsung program prioritas pemerintah kepada masyarakat.

Acara tersebut menghadirkan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, yang diwakili oleh Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan. Dalam sambutannya, M. Sam’ani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Komisi IX DPR RI untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka menyosialisasikan program-program pemerintah.
Ia menjelaskan bahwa Komisi IX DPR RI memiliki delapan mitra kerja dan secara konsisten turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan utuh terkait berbagai program strategis, termasuk Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak dapat terwujud tanpa dukungan aktif dari masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap warga Desa Bicak tidak hanya memahami tujuan Program MBG, tetapi juga dapat menyampaikan informasi tersebut kepada lingkungan sekitarnya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai cita-cita tersebut, Indonesia perlu membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan bebas dari stunting serta gizi buruk.
“Salah satu langkah percepatan penurunan stunting dan gizi buruk adalah melalui Program Makan Bergizi Gratis. Karena itu, kami memerlukan partisipasi dan pengawasan dari Ibu dan Bapak sekalian agar program ini berjalan optimal,” ujar M. Sam’ani.
Ia menegaskan, dengan dukungan dan pengawasan bersama, persoalan stunting dan gizi buruk di Indonesia diharapkan dapat ditekan secara signifikan. Sosialisasi ini pun diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan generasi unggul di masa depan.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara