Pengawasan dan Dukungan Berkelanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Plososari Mojokerto

Selasa, 17 Feb 2026 16:30
    Bagikan  
Pengawasan dan Dukungan Berkelanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Plososari Mojokerto
Dok. MBG

Pengawasan dan Dukungan Berkelanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Plososari Mojokerto

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di Balai Desa Plososari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (13/2), pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Acara tersebut menghadirkan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, yang diwakili oleh Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan. Dalam sambutannya, M. Sam’ani Kurniawan menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional merupakan mitra Komisi IX DPR RI sekaligus pelaksana program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ia menegaskan komitmen DPR RI, khususnya Komisi IX, untuk terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam mengatasi berbagai persoalan gizi di Indonesia, termasuk stunting. Ia berharap melalui implementasi yang tepat, kasus stunting di Indonesia dapat ditekan secara signifikan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas 2045. Indonesia saat ini tengah menikmati bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Namun, kondisi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Jika tidak diimbangi dengan kualitas manusia yang baik, maka bonus demografi tidak akan memberikan dampak maksimal. Salah satu kuncinya adalah perbaikan gizi masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memahami tujuan dan manfaat Program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme warga Desa Plososari yang berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara