Sosialisasi Program MBG di Desa Karangrejo, Anggota DPR RI Tekankan Pemerataan Gizi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Feb 2026 21:48
    Bagikan  
Sosialisasi Program MBG di Desa Karangrejo, Anggota DPR RI Tekankan Pemerataan Gizi untuk Masa Depan
Dok. MBG

Sosialisasi Program MBG di Desa Karangrejo, Anggota DPR RI Tekankan Pemerataan Gizi untuk Masa Depan Anak Bangsa

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di Balai Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Minggu (15/2). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi yang memaparkan secara langsung tujuan dan arah kebijakan program MBG kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Nurhadi menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis negara untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi.

“Program Makanan Bergizi Gratis bertujuan memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang setara, tanpa memandang latar belakang sosial. Diharapkan anak dari berbagai status sosial mendapatkan kualitas makanan yang sama setiap hari, sehingga kesempatan untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih adil,” ujar Nurhadi di hadapan ratusan peserta sosialisasi.

Ia menambahkan bahwa pemerataan akses terhadap makanan bergizi menjadi kunci untuk menekan kesenjangan sosial yang kerap bermula dari ketimpangan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak. Menurutnya, pemberian makanan bergizi secara rutin tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga pada kesiapan generasi muda dalam meraih masa depan yang lebih baik.

“Dengan pemerataan gizi, peluang keberhasilan tidak hanya dimiliki oleh kelompok tertentu, sehingga kesenjangan sosial dapat ditekan. Pemberian makanan bergizi secara rutin juga berperan dalam membentuk kondisi fisik yang lebih ideal serta menurunkan angka stunting,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi juga menyinggung praktik baik dari negara lain sebagai inspirasi. Ia menyebut bahwa sejak puluhan tahun lalu Jepang telah menjalankan program makanan bergizi gratis di sekolah yang berkontribusi terhadap kualitas pertumbuhan generasi mudanya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa program MBG tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas. Program ini dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah melalui pelibatan masyarakat, pelaku usaha lokal, serta pemanfaatan bahan pangan berbasis kearifan lokal.

“Selain berdampak pada kesehatan, program ini juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Program ini menargetkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat secara luas. Tujuan utamanya mencakup peningkatan gizi anak bangsa, penguatan pertumbuhan ekonomi nasional, serta pemberdayaan kearifan lokal melalui pemanfaatan bahan pangan dari daerah masing-masing,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh warga yang hadir. Mereka berharap program MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak dan keluarga di Kabupaten Kediri.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis semakin kuat, sekaligus mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam mendukung keberhasilan program demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.




Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara