Zona Integritas Kunci Kepercayaan Publik pada KLH/BPLH

Sabtu, 21 Feb 2026 15:25
    Bagikan  
Zona Integritas Kunci Kepercayaan Publik pada KLH/BPLH
Istimewa

KLH/BPLH berkomitmen pada tata kelola bersih dengan memperluas pembangunan Zona Integritas menuju WBK di seluruh UPT.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Upaya ini diwujudkan melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa pembangunan Zona Integritas adalah langkah penting untuk memperbaiki tata kelola dan pelayanan publik di sektor lingkungan hidup. "Pembangunan Zona Integritas adalah dasar bagi tata kelola yang bersih dan efektif. Tanpa itu, kebijakan lingkungan tidak akan berjalan baik," ujarnya.

KLH/BPLH menargetkan seluruh unit di kementerian meraih predikat WBK pada tahun 2028, dengan penambahan delapan UPT baru pada tahun 2026. Lima UPT Penegakan Hukum dan tiga UPT Pengelolaan Gambut dan Mangrove akan memperluas tanggung jawab dan risiko yang harus dikelola dengan integritas tinggi. "Ini adalah upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi," tambah Menteri Hanif.

Pembangunan Zona Integritas harus berbasis risiko dan berfokus pada perbaikan proses bisnis serta kualitas layanan untuk mencegah korupsi dan penyimpangan. "Zona Integritas memastikan kewenangan dijalankan dengan sah, bebas korupsi, dan berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," tegas Menteri Hanif.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenPANRB, Erwan Agus Purwanto, menekankan pentingnya birokrasi yang efisien dan akuntabel di era keterbukaan. "Pembangunan Zona Integritas mendorong budaya anti-korupsi dan pelayanan yang prima," katanya.

Menteri Hanif menginstruksikan seluruh kepala satuan kerja KLH/BPLH untuk menjadi penggerak utama pembangunan Zona Integritas di unit masing-masing. Pembangunan Zona Integritas harus terintegrasi dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja (SAKIP), Sistem Pengendalian Internal (SPIP), dan manajemen risiko untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Inspektorat Utama diminta untuk memastikan implementasi Zona Integritas berjalan konsisten dan terukur.

"Kinerja tanpa integritas merusak institusi, dan integritas tanpa kinerja tidak memberi dampak nyata bagi masyarakat. Keduanya harus berjalan seiring," tegas Menteri Hanif. Ia juga menekankan bahwa percepatan pembangunan Zona Integritas merupakan agenda yang harus dilaksanakan dengan disiplin untuk mencapai tujuan WBK.

KLH/BPLH berkomitmen memperkuat tata kelola yang baik dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penerapan Zona Integritas memperkokoh integritas birokrasi serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, melayani, dan berfokus pada pencapaian tujuan pembangunan di Indonesia.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara