Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?

Senin, 25 May 2026 22:23
    Bagikan  
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Istimewa

Salah satu teror pocong membawa senjata tajam yang terekam kamera cctv

NARASINETWORK.COM - BANDUNG

Fenomena “teror pocong” menjadi isu nasional yang viral di Indonesia sepanjang tahun 2026. Isu ini menyebar luas melalui WhatsApp, TikTok, Facebook, hingga Instagram dengan narasi pocong palsu yang berkeliaran malam hari, mengetuk rumah warga, membawa senjata tajam, hingga disebut sebagai modus kriminal dan begal.


Namun berdasarkan penelusuran aparat kepolisian dan media yang terpublikasi Per hari Senin (25/05/2026) mayoritas kasus dipastikan hoaks, editan digital, atau rumor yang dibesar-besarkan media sosial. Berikut rangkuman yang berhasil kami himpun dari berbagai daerah di Indonesia:

DAFTAR KASUS TEROR POCONG DI INDONESIA


1. Tangerang, Banten


Kasus ini menjadi salah satu yang paling viral. Beredar video dan foto sosok pocong mengetuk rumah warga di Cipondoh, Sepatan, Rajeg, hingga Teluknaga.

Narasi yang beredar pocong membawa golok, mengetuk pintu rumah, modus begal malam hari, warga diminta ronda.

Polisi memastikan seluruh video dan foto tersebut adalah hoaks serta hasil editan digital. 

Kapolsek Cipondoh Yudha Prakoso menegaskan “Kabar teror pocong di Cipondoh adalah hoax.


2. Jabodetabek

Isu berkembang dari Tangerang lalu menyebar ke:

Jakarta Barat, Kalideres, Depok, Bekasi.

Narasi yang sama muncul: pocong keliling malam, membawa senjata,

membobol rumah warga. Polisi menyatakan tidak ada laporan kriminal nyata terkait modus tersebut. 


3. Depok, Jawa Barat

Di kawasan Sawangan dan Gang Nangka sempat viral foto pocong berdiri di depan rumah warga.

Beberapa warga bahkan mengaku:

kesurupan, mendengar suara misterius, ada permintaan “melepas tali pocong”.

Setelah penyelidikan, polisi memastikan foto tersebut editan digital dan tidak ditemukan kejadian nyata. 


4. Kebumen, Jawa Tengah

Media sosial di Kebumen dipenuhi video pocong yang disebut masuk kampung warga pada malam hari.

Polres Kebumen melakukan penelusuran dan menyatakan:

tidak ada kejadian nyata, sebagian video merupakan rekayasa AI, warga diminta tidak panik. 


Fenomena ini disebut aparat sebagai bentuk penyebaran keresahan publik berbasis hoaks digital.


5. Kulon Progo, DI Yogyakarta

Wilayah Panjatan dan Galur sempat ramai isu:

pocong bersenjata tajam, mendatangi rumah warga, modus pencurian.


Kasat Reskrim Polres Kulon Progo memastikan belum ada laporan, tidak ditemukan kejadian, seluruh informasi masih berupa rumor WhatsApp. 


6. Jembrana, Bali

Beredar pesan berantai mengenai “begal pocong”, pelaku kriminal berkostum pocong, menyerang warga malam hari.

Polres Jembrana memastikan isu tersebut hoaks dan tidak ada bukti kejadian di lapangan. 

7. Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan)

Ini menjadi penyebaran terbesar di media sosial.

Pesan berantai berbahasa Jawa menyebut pocong palsu berkeliaran, mengetuk rumah, mencuri anak, membawa senjata tajam, warga diminta tidak membuka pintu malam hari.

Meski sangat viral, sebagian besar hanya berupa pesan anonim tanpa laporan polisi resmi. 


8. Magelang, Jawa Tengah

Narasi “pocong bersajam” diklaim menyebar ke: Kaliangkrik, Kajoran, Sambak.

Namun hingga kini belum ada bukti valid ataupun laporan resmi kepolisian yang mengonfirmasi kejadian nyata. 


FAKTA PENTING DARI FENOMENA INI


Mayoritas Berasal dari Media Sosial


Penyebaran paling besar terjadi melalui:grup WhatsApp keluarga, TikTok, Facebook, Instagram, repost video pendek.

Banyak konten menggunakan editan AI, efek horor, video lama, rekayasa visual.



Hampir seluruh Polres di berbagai daerah memberikan pernyataan serupa:


belum ada laporan resmi, tidak ditemukan pelaku, video manipulasi digital,

masyarakat diminta tidak panik. 


MENGAPA “POCONG” MUDAH VIRAL DI INDONESIA?


Fenomena ini dinilai cepat menyebar karena pocong adalah simbol horor lokal paling dikenal, masyarakat masih mudah percaya narasi mistis, algoritma media sosial mempercepat kepanikan, budaya “forward tanpa verifikasi”.



Diskusi warganet juga menyebut fenomena ini sebagai:

“kepanikan massal digital”, “ujian literasi media”, bahkan ada yang menduga sekadar tren prank nasional. 

Jadi belum ada bukti kuat jaringan kriminal nasional menggunakan modus pocong, mayoritas kasus merupakan hoaks atau konten editan, beberapa kemungkinan hanyalah prank atau upaya viral, kepolisian di banyak daerah meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi.

Fenomena ini justru memperlihatkan bagaimana hoaks digital dapat memicu ketakutan massal hanya dalam hitungan jam di berbagai daerah Indonesia. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026