Raker KONI 2025 Kota Tangerang Siapkan Strategi Jitu Menuju Porprov Banten 2026

Senin, 24 Nov 2025 18:47
    Bagikan  
Raker KONI 2025 Kota Tangerang Siapkan Strategi Jitu Menuju Porprov Banten 2026
Istimewa

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan optimisme tinggi terhadap kesiapan atlet Kota Tangerang dalam menghadapi Porprov Banten 2026.

NARASINETWORK.COM - Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan atlet Kota Tangerang dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-7 Banten Tahun 2026. Maryono meyakini Kota Tangerang memiliki peluang besar untuk kembali meraih gelar juara umum. Hal ini ia sampaikan saat membuka Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Tahun 2025 di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu kemarin (23/11/2025).

"Kita sambut Porprov Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan dengan optimis. Saya yakin, dengan kekuatan atlet yang kita miliki dan dukungan pembinaan yang solid, Kota Tangerang bisa kembali menjadi juara umum!" tegas Maryono.

Maryono menjelaskan bahwa pembinaan setiap cabang olahraga (cabor) di Kota Tangerang dilakukan secara intensif melalui pola pendampingan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bapak asuh. Model pembinaan ini terbukti berhasil mengantarkan Kota Tangerang meraih juara umum pada Porprov ke-6 Banten tahun 2022. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa ketika olahraga sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat, maka prestasi akan datang dengan sendirinya.

"Pemkot Tangerang ingin masyarakat aktif bergerak, tidak hanya menjadi penonton. Karena ketika olahraga telah menjadi budaya, maka prestasi akan mengikuti. Tahun 2022 kita terapkan pola bapak asuh untuk seluruh cabor, dan alhamdulillah hasilnya Kota Tangerang keluar sebagai juara umum," ujarnya.

Di hadapan para Ketua Cabang Olahraga dan peserta Raker KONI, Maryono berharap forum tahunan ini dapat menghasilkan keputusan strategis yang tidak hanya tertuang dalam program, tetapi juga memberikan arah kebijakan yang terukur dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

"Saya berharap Raker ini tidak hanya menghasilkan daftar program, tetapi juga melahirkan arah kebijakan yang jelas, target yang terukur, serta kolaborasi yang semakin kuat. Pembinaan olahraga harus menyentuh seluruh lapisan, mulai dari klub, sekolah, komunitas, hingga jalur prestasi," pungkasnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara