Green School Bali Terapkan Sistem Energi Terbarukan dan Kurikulum Ekologi Mandiri

Senin, 23 Mar 2026 00:50
    Bagikan  
Green School Bali Terapkan Sistem Energi Terbarukan dan Kurikulum Ekologi Mandiri
Istimewa

Green School Bali didirikan oleh John dan Cynthia Hardy pada 2008 dengan konsep pendidikan menyatu dengan alam. Seluruh fasilitas sekolah menggunakan material bambu dan mengandalkan energi terbarukan dari panel surya serta tenaga air. 

NARASINETWORK.COMBALI, Green School Bali resmi beroperasi sejak tahun 2008 atas inisiasi John dan Cynthia Hardy sebagai respons terhadap isu perubahan iklim. Sekolah ini berlokasi di area Sibang Kaja, Badung, dengan konsep penyatuan sistem edukasi dan alam sekitar. Pembangunan seluruh fasilitas kampus mengutamakan material lokal guna meminimalkan dampak lingkungan sejak awal berdiri. Fokus utama pendirian institusi tersebut adalah menciptakan ruang belajar terbuka yang tidak terikat oleh dinding bangunan konvensional.

Struktur bangunan utama sekolah menggunakan bambu sebagai komponen konstruksi primer yang dirancang oleh tim arsitek profesional. Salah satu bagian ikonik yakni Heart of School merupakan gedung bertingkat dengan atap alang-alang yang memaksimalkan sirkulasi udara alami. Penggunaan bambu dipilih karena masa tumbuh tanaman ini tergolong cepat serta memiliki daya tahan tinggi di iklim tropis. Desain arsitektur tersebut membuktikan bahwa material alam dapat digunakan untuk membangun sarana pendidikan berskala besar.
Operasional harian sekolah memanfaatkan sumber energi terbarukan yang berasal dari rangkaian panel surya serta generator pusaran air. Listrik yang dihasilkan dipakai untuk mendukung kebutuhan administrasi dan kegiatan belajar mengajar secara mandiri. Selain itu, armada transportasi bus sekolah menggunakan bahan bakar biodiesel yang diolah dari minyak jelantah bekas pakai. Langkah teknis tersebut diterapkan guna mengurangi pemakaian sumber energi fosil secara bertahap melalui sistem manajemen mandiri.
Kurikulum yang diajarkan menitikberatkan pada pengembangan kemampuan praktis siswa melalui metode pembelajaran luar ruangan. Para murid terlibat langsung mengelola area pertanian serta sistem pengolahan limbah untuk memahami proses produksi secara utuh. Standar akademik tetap mengacu pada ketentuan internasional melalui akreditasi lembaga resmi yang menjamin kualitas lulusan di tingkat global. Pendekatan ini bertujuan membentuk karakter individu yang mampu memberikan solusi praktis atas tantangan ekologi masa depan.
Hubungan dengan masyarakat lokal dijalankan melalui program Kul Kul Connection yang membuka akses edukasi bagi anak-anak di sekitar kampus. Program tersebut menyediakan fasilitas belajar bahasa asing serta pengetahuan mengenai pelestarian alam tanpa pungutan biaya. Inisiatif ini diambil agar kehadiran sekolah memberikan dampak sosial positif bagi penduduk di kawasan aliran Sungai Ayung. Kolaborasi ini memperkuat ikatan antara komunitas mancanegara dan warga setempat melalui pertukaran ilmu pengetahuan.
Berbagai penghargaan internasional telah diraih, termasuk predikat Greenest School on Earth serta kemenangan pada ajang Architecture MasterPrize. Pencapaian tersebut diberikan atas keberhasilan penggabungan desain fisik unik dengan sistem tata kelola lingkungan yang terukur. Keberhasilan model pendidikan ini kemudian memicu pembukaan cabang serupa di negara lain untuk menyebarluaskan metode serupa. Saat ini sekolah tetap berfungsi sebagai pusat pengembangan ide baru bagi infrastruktur ramah lingkungan di dunia.


 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Erwan Kusuma Hermawan Didapuk Jadi Ketua KODRAT Kabupaten Bandung, Persiapkan Target Besar
Kekeringan Mulai Menghantam Arjasari, 5.558 Warga Terima Bantuan Air Bersih
BPBD Kabupaten Bandung Sebut Armada dan Operasional Masih Tidak Optimal, 7 Mobil Tangki Air Diajukan ke BNPB
Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan
BPBD Kabupaten Bandung Percepat Distribusi Air Bersih, Gandeng PMI hingga PDAM Tangani Dampak Kekeringan
DPD APPSI Kabupaten Bandung Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Nama-nama Pengurusnya
Dalam Rangka HUT RI, PDAM Tirta Raharja Luncurkan Program Subsidi Untuk Warga Masyarakat, Ini Penjelasannya
'Viralkan, Saya Kasih Hadiah!' Dedi Mulyadi Tantang Warga Bongkar Penjual Tramadol dan Miras Ilegal di Jabar
Riani Pemulung "A Mother from Tegal Turning a Simple Hut into a Place of Learning"
Bakso Abang-Abang Kuliner Sederhana dengan Rasa yang Sulit Dilupakan
Indonesian Stars Agnez Mo and Anggun C. Sasmi Join Reacher Season 4 as Powerful Antagonists
PLKI UPQ Ciawi Bogor Menyusuri Sejarah Percetakan Al-Qur’an Indonesia
Muharam Islamic Literacy Festival 1448 H, Hadirkan Literasi, Layanan Sosial, dan Wisata Edukasi Al-Qur'an
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Akhlak Bangsa
Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
Kepergian Nasirun Perupa dengan Jejak Panjang di Seni Rupa Indonesia
Transcendental Lyrical Mysticism A New Philosophical Aesthetic in Literature Liauw Pauw Phing
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Tokoh Lintas Agama
Wali Kota Padang Lepas Tim Safari Puisi Empat Negara Satupena Sumbar dan Sumbar Talenta
Safari Puisi Empat Negara Resmi Digelar Satupena Sumbar, Sumbar Talenta Perkenalkan Karya Sastra di Malaysia