Gerakan Nasional Revolusi Mental Perkuat Persatuan dan Kesatuan di Jakarta Timur

Rabu, 26 Nov 2025 21:50
    Bagikan  
Gerakan Nasional Revolusi Mental Perkuat Persatuan dan Kesatuan di Jakarta Timur
Istimewa

:Jakarta Timur menggelar Gerakan Nasional Revolusi Mental yang diikuti 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.

NARASINETWORK.COM - Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, menghadiri pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kota Administrasi Jakarta Timur, yang bertempat di Gedung serbaguna Blok C pada Selasa (26/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan Dewan Kota, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), RT, RW, dan organisasi masyarakat (Ormas) di wilayah Jakarta Timur.

Wakil Walikota menilai bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama dalam mengisi kemerdekaan.

“Saya berharap dari kegiatan ini kita bisa melindungi keluarga kita, dan memperkuat persatuan-kesatuan di Jakarta Timur dalam menghadapi tantangan ke depan,” kata Wakil Walikota.

Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah pengaruh buruk terhadap generasi muda, seperti bahaya perpecahan bangsa melalui media sosial, tawuran, narkoba, dan kegiatan negatif lainnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, kita diingatkan untuk bisa menyampaikan kepada generasi muda agar meningkatkan kreativitasnya, dan menjadi generasi penerus yang lebih baik bagi Indonesia,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Prof. Dr. Dwi Purwoko yang membahas urgensi penguatan jati diri dan karakter bangsa dalam konsep Asta Cita guna mewujudkan Indonesia Emas 2045, Happy Farida Djarot (Anggota DPD RI) yang membahas peran DPD RI dalam penguatan jati diri dan karakter bangsa, serta Rofiq Sujarwanto dari Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila yang membahas karakter masyarakat dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Timur, Eliazer Hutapea, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya Gerakan Nasional Revolusi Mental dalam menjaga dan melindungi Pancasila sebagai ideologi bangsa dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap bahaya paham dan ideologi lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, seperti radikalisme, terorisme, dan isu aktual lainnya yang dapat menggoyahkan integritas dan karakter bangsa, serta meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai agenda perubahan dalam lingkungan,” ungkapnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal