Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal

Selasa, 23 Jun 2026 18:07
    Bagikan  
Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Istimewa

Tumpukan sampah mulai diangkut dump truck Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Tumpukan sampah di sekitar Pasar Ciparay kembali menjadi sorotan warga. Selain mengganggu kenyamanan, sampah yang menumpuk di sejumlah titik juga menimbulkan bau menyengat yang dirasakan pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPTD Pengangkutan Sampah Wilayah 4, Kartika Putri, menjelaskan bahwa pengangkutan sampah telah dijadwalkan dan akan kembali dilakukan sesuai alokasi yang tersedia.

"Memang jadwal pengangkutannya hari ini, Setelah operasi bersih sebelumnya, pengangkutan dijadwalkan seminggu sekali selama masih ada kuota di TPA," ujar Kartika, Selasa (23/6/2026). 

Menurutnya, sejak pekan lalu pihaknya berupaya melakukan pengangkutan rutin setiap minggu guna mengurangi penumpukan sampah di sejumlah wilayah pelayanan, termasuk kawasan Pasar Ciparay.

Namun, pengangkutan sampah saat ini masih bergantung pada ketersediaan kuota pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Kartika menyebut saat ini telah memasuki minggu kedua penggunaan kuota yang tersedia.

"Sekarang sudah masuk minggu kedua kuota. Diperkirakan Rabu atau Kamis kuotanya habis," katanya.

Untuk titik penumpukan sampah yang sebelumnya juga telah ditangani melalui BBBS, pihaknya berencana kembali mengirimkan armada tambahan apabila kuota masih memungkinkan.

"Nanti kami kirim lagi armada untuk kegiatan BBBS minggu ini kalau kuotanya masih ada," ungkap Kartika.

Berdasarkan informasi dari petugas TPA, sisa kuota pembuangan sampah hingga saat ini masih berada di angka lebih dari 1.000 ton.

Meski demikian, warga berharap pengangkutan dapat dilakukan secara lebih cepat dan intensif agar tumpukan sampah di kawasan Pasar Ciparay tidak semakin mengganggu aktivitas perdagangan maupun kesehatan lingkungan.

Persoalan sampah di kawasan pasar sendiri menjadi tantangan yang terus dihadapi, terutama di tengah keterbatasan kapasitas TPA.

Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Dari Batavia Menuju Pada Jejak Rempah Banda Neira
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk
Camat Bojongsoang Tegaskan Status Lapang Bojongsari Sudah Jelas, Milik Bersama Desa se-Kecamatan
Gonjang Ganjing Nasib 4.000 Buruh PT Fengtay Pemasok Merk NIKE Terancam PHK
Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang
Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor 10.200 Peserta dari 17 Negara
Pemandian Air Panas Cibolang Akan Bersolek, Begini Penjelasan Pengelola
Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade