Anugerah Gapura Sri Baduga, Bupati Bandung Dorong Desa/Kelurahan Terus Berinovasi Melayani Masyarakat

Kamis, 2 Oct 2025 18:55
    Bagikan  
Anugerah Gapura Sri Baduga, Bupati Bandung Dorong Desa/Kelurahan Terus Berinovasi Melayani Masyarakat
Istimewa

Penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga bagi Desa/Kelurahan di Kabupaten Bandung

NARASINETWORK - KAB BANDUNG

-Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan berhasil meraih Anugerah Gapura Sri Baduga, sebagai terbaik pertama untuk kategori desa dan kelurahan terbaik di Kabupaten Bandung tahun 2025.


Selanjutnya, Desa Cibiru Wetan yang dipimpin Kepala Desa Hadian Supriatna dan Kelurahan Pasawahan yang dipimpin lurah muda Gandung Audi, akan menjadi wakil Kabupaten Bandung pada Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Jawa Barat yang akan memperebutkan hadiah utama sebesar Rp 9 milliar.


Anugerah Gapura Sri Baduga yang digelar di Grand Sunhine Hotel Soreang, Kamis (2/10/2025) ini dibagi menjadi dua kategori yakni kategori terbaik desa dan kelurahan. 


Untuk kategori desa, terbaik pertama adalah Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi, kemudian Desa Ciburial Kecamatan Cilengkrang sebagai terbaik kedua dan Desa Maruyung Kecamatan Pacet sebagai desa terbaik ketiga. 


Sementara untuk kategori kelurahan hanya terdapat dua pemenang yaitu Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot sebagai juara pertama dan Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah sebagai juara kedua. 


Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para juara atau peraih Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kabupaten Bandung tersebut.


"Saya ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan Gapura Sri Baduga. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh desa dan kelurahan untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung," ujar Bupati Bandung usai menyerahkan penghargaan. 


Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera. 


Terdapat beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.


"Anugerah ini merupakan salah satu program Pak Gubernur yang dikolaborasikan dengan program Pemkab Bandung. Anugerah ini sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan bagi desa dan kelurahan yang berkinerja baik," jelas Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna. 


Para pemenang Anugerah Sri Baduga tingkat Jawa Barat ini, kata Kang DS, nantinya akan memperoleh hadiah fantastis berupa uang tunai Rp 9 miliar bagi juara pertama, Rp 7 miliar juara kedua dan Rp 5 miliar untuk juara ketiga. 


Sementara itu, Pemkab Bandung juga memberikan hadiah berupa Rp 300 juta untuk juara pertama, Rp 200 juta untuk juara kedua dan Rp 100 juta bagi peraih juara ketiga. Hadiahnya akan diberikan dalam bentuk bantuan keuangan untuk desa dan kelurahan. 


"Kepada para pemenang, silakan rencanakan dari sekarang uangnya mau digunakan untuk apa. Kalau bisa dialokasikan untuk pembangunan atau permodalan agar lebih bermanfaat," beber Bupati. 


Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga berharap ajang tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan, meningkatkan pelayanan publik, sekaligus menjaga kearifan lokal masyarakat Kabupaten Bandung.


Sebab, lanjut Kang DS, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah semata, tetapi juga oleh semangat kebersamaan dan bahu membahu seluruh elemen masyarakat. Apalagi desa dan kelurahan menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


"Ke depan, saya berharap semakin banyak lahir inovasi dari desa dan kelurahan yang mampu menjawab tantangan zaman, mendukung pengembangan ekonomi kreatif, serta menjadi penggerak terwujudnya generasi emas Indonesia 2045 mendatang," tambahnya. 


Pada kesempatan tersebut Kang DS juga mengajak seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi dalam mendukung program pembangunan daerah serta menyukseskan program prioritas pemerintah pusat. 


Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi desa dan kelurahan merah putih, pengentasan kemiskinan, pencegahan stunting, ketahanan pangan, transformasi digital, hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia