Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"

Rabu, 15 Jul 2026 20:12
Budi Santoso paparkan persiapan PSAI Kabupaten Bogor selaku tuan rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V 23–26 Juli 2026, serta program Coaching Clinic dan peluang masuk tim nasional. Nana Wiyono

NARASINETWORK.COM - BOGOR, Narasinetwork.com berbincang dengan Budi Santoso, Ketua Pengurus Cabang Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Kabupaten Bogor, pada pertengahan Juli 2026 di kawasan Stadion Persikabo, Cibinong.

Wawancara ini memaparkan berbagai persiapan yang dijalankan menjelang pelaksanaan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V atau Piala Kemenpora 2026, yang berlangsung pada 23 hingga 26 Juli 2026. Kabupaten Bogor telah ditetapkan sebagai tuan rumah ajang tersebut, yang diikuti oleh tim dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjadi tuan rumah, Pengcab PSAI Kabupaten Bogor juga menyiapkan tim andalan untuk berlaga, sekaligus menggelar program pendamping berupa Coaching Clinic 2026. Kegiatan ini terbuka bagi anak-anak dan perempuan penyandang amputasi, dengan penyaluran fasilitas penunjang tanpa biaya. 

"Sepak bola amputasi di Indonesia terus berkembang berkat pembinaan berjenjang di setiap wilayah. Atlet yang lolos dari seleksi daerah akan tampil di ajang nasional, lalu berpeluang masuk tim nasional untuk berlaga di ajang internasional seperti Piala Dunia maupun Kejuaraan Asia.

Pengaturan permainan yang berlaku mengacu pada standar resmi, agar setiap atlet dapat bertanding dengan aman dan adil. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi setiap penyandang amputasi untuk mengembangkan kemampuan serta membuktikan kemampuan di kancah olahraga."

Berikut adalah petikan percakapan kami yang kami sajikan untuk pembaca setia Narasinetwork.com :

NN : Apa latar belakang ditetapkannya Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V ini?

BS : Penetapan ini didasari kesiapan fasilitas di Stadion Persikabo serta dukungan pihak terkait di wilayah Kabupaten Bogor. Pengurus Pusat PSAI menilai lokasi ini memadai untuk menampung peserta dari berbagai daerah serta mendukung pelaksanaan pertandingan sesuai aturan cabang olahraga tersebut.

NN : Bagaimana tahapan pembinaan atlet yang dijalankan Pengcab PSAI Kabupaten Bogor hingga saat ini?

BS : Kami melaksanakan latihan rutin setiap pekan, melakukan seleksi pemain baru, serta menyusun jadwal uji coba antarpemain. Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor agar tidak ada wilayah yang terlewatkan.

NN : Siapa saja kelompok sasaran yang dapat mengikuti program Coaching Clinic 2026 yang akan digelar?

BS : Program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dan perempuan penyandang amputasi yang berminat mengenal sepak bola amputasi. Syarat utamanya adalah memenuhi kriteria medis serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari awal hingga selesai.

NN : Fasilitas apa saja yang disediakan bagi peserta Coaching Clinic 2026 selama kegiatan berlangsung?

BS : Peserta yang terpilih akan mendapatkan akomodasi, konsumsi, seragam pertandingan, serta kruk olahraga yang memenuhi standar keamanan. Semua hal tersebut disiapkan agar peserta dapat berlatih dengan nyaman tanpa beban biaya tambahan.

NN : Apa aturan dasar yang berlaku dalam permainan sepak bola amputasi yang perlu diketahui masyarakat luas?

BS : Setiap tim terdiri dari tujuh pemain, yaitu enam pemain lapangan dan satu penjaga gawang. Pemain lapangan memiliki amputasi pada anggota tubuh bagian bawah dan menggunakan kruk saat bermain. Penjaga gawang memiliki amputasi pada anggota tubuh bagian atas. Semua peraturan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan Pengurus Pusat PSAI.

NN : Bagaimana keterkaitan antara pembinaan di tingkat kabupaten dengan peluang masuk ke tim nasional?

BS : Atlet yang menunjukkan prestasi baik pada kompetisi tingkat daerah maupun nasional akan masuk daftar calon peserta seleksi tim nasional. Beberapa atlet asal Indonesia telah tampil di ajang Piala Dunia Sepak Bola Amputasi serta Kejuaraan Asia Sepak Bola Amputasi melalui jalur pembinaan serupa.

NN : Apa harapan Anda terkait partisipasi masyarakat Kabupaten Bogor dalam menyukseskan ajang ini?

BS : Kami berharap warga sekitar dapat hadir menyaksikan pertandingan serta memberikan dukungan positif kepada seluruh peserta. Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi atlet untuk tampil maksimal di lapangan.

NN : Apa rencana kerja Pengcab PSAI Kabupaten Bogor setelah pelaksanaan Kompetisi Nasional berakhir?

BS : Kami akan mengevaluasi seluruh pelaksanaan kegiatan, memperbaiki hal yang belum sempurna, serta membuka pendaftaran anggota baru. Program pembinaan akan tetap berjalan agar atlet yang telah terbentuk terus mengasah kemampuan untuk ajang berikutnya.

(*)

Bogor, 15 Juli 2026.

Wawancara Tokoh NARASINETWORK.COM (Erna W. Wiyono) x Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"

Berita Terkini