Data Indonesia Jadi Incaran Pengembangan AI Pemerintah Siapkan Langkah Perlindungan

Senin, 2 Mar 2026 23:22
    Bagikan  
Data Indonesia Jadi Incaran Pengembangan AI Pemerintah Siapkan Langkah Perlindungan
Istimewa

Indonesia tengah menyiapkan regulasi untuk melindungi hak dan nilai ekonomi data warga yang digunakan dalam pengembangan AI global. Pemerintah menekankan pentingnya kedaulatan data dan ketahanan siber nasional.

NARASINETWORK.COM - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, menyampaikan bahwa data dan konten digital milik masyarakat Indonesia menjadi dasar penting dalam pengembangan kecerdasan buatan di tingkat internasional. Pemerintah berkomitmen menjaga hak masyarakat dan nilai ekonomi yang terkait.

Nezar menjelaskan bahwa data tidak lagi hanya berfungsi sebagai informasi pribadi. Data digunakan sebagai bahan utama dalam pengembangan berbagai sistem digital. Aktivitas masyarakat, seperti pencatatan lokasi, percakapan daring, dan unggahan konten di media sosial, menghasilkan data yang diolah menjadi model bisnis bernilai tinggi.

“Platform internasional seperti Google, Meta, dan TikTok mengumpulkan dan mengolah data secara besar-besaran untuk pengembangan teknologi berbasis data besar,” ujarnya pada forum Indonesia–Finland Roundtable on Data Sovereignty and Cyber Resilience yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Nezar menambahkan bahwa perlindungan data tidak hanya terbatas pada data pribadi. Konten publik, termasuk karya jurnalistik dan tulisan akademik, berpotensi digunakan dalam pelatihan mesin tanpa mekanisme yang menjamin keadilan.

Sebagai contoh, The New York Times membatasi akses terhadap kontennya setelah ditemukan digunakan untuk pelatihan sistem yang dikembangkan OpenAI. Kasus tersebut menunjukkan bahwa gaya penulisan dan isi berita memiliki nilai ekonomi dan termasuk hak kekayaan intelektual.

Tanpa aturan yang jelas, karya jurnalis, akademisi, dan pembuat konten di Indonesia berisiko digunakan sebagai bahan pelatihan sistem internasional tanpa persetujuan atau kompensasi. Nilai tambah yang dihasilkan akan dinikmati pihak lain.

Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang meninjau regulasi nasional agar mampu menanggapi perkembangan teknologi baru. Pemerintah juga mempelajari tata kelola data yang diterapkan Uni Eropa yang menempatkan perlindungan hak warga sebagai prioritas.

Selain isu kedaulatan data, Nezar menekankan pentingnya ketahanan siber. Pemerintah sedang menyusun regulasi khusus sebagai landasan hukum untuk melindungi arsitektur digital nasional dari ancaman siber yang kian berkembang.

“Negara yang mampu mengelola dan mengendalikan data akan memiliki posisi lebih kuat dalam ekonomi digital global. Indonesia berkomitmen memanfaatkan data warga untuk manfaat bangsa,” ujarnya.

Forum Indonesia–Finlandia ini menjadi platform untuk bertukar praktik terkait penguatan kedaulatan data dan ketahanan siber. Acara ini juga sebagai langkah nyata Indonesia dalam menjadikan kepentingan publik sebagai prioritas dalam pengelolaan digital nasional.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional
Piala Dunia 2026 Kunjungan Suporter Menurun Sektor Usaha Sesuaikan Target
Putri Bajrakitiyabha Berpulang Jejak Karier dan Peranannya di Dalam dan Luar Negeri
Peaceful Muharram 1448 H Rangkaian Kegiatan Ibadah dan Sosial di Mesjid Istiqlal
Satu Jam Tanpa Lampu Upaya Kurangi Emisi Karbon di Jakarta
Pembangunan di SMPN 1 Arjasari Kabupaten Bandung Disorot
Kunjungan Chit Ko Ko Oo Perkuat Silaturahmi dan Sebarkan Nilai Positif di MAN 2 Padang
Melestarikan Nilai Adat Perempuan Kei di Antara Tradisi dan Kehidupan Perkotaan
4 Pejabat Tinggi Pratama Baru Dilantik di Lingkungan Pemkab Bandung, Ini Kata KDS
Menstruasi dan Keterbatasan Ekonomi Tantangan yang Belum Sepenuhnya Terjawab
Inovasi dari Situasi Darurat Bagaimana Pembalut Sekali Pakai Mulai Dikenal Masyarakat
Musik sebagai Medium Pemikiran Menafsirkan Pergulatan Batin dalam Komposisi Yekeshish
Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026