Komisi XI Menkeu BP BUMN Sepakat PMN 2025 untuk Penguatan Pelayanan Publik

Senin, 8 Dec 2025 20:59
    Bagikan  
Komisi XI Menkeu BP BUMN Sepakat PMN 2025 untuk Penguatan Pelayanan Publik
Istimewa

Rapat kerja Komisi XI DPR Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BP BUMN di Jakarta Senin (8/12/2025) menyepakati pencairan PMN tunai dan non-tunai tahun 2025 untuk BUMN dan Badan Bank Tanah guna memperkuat pelayanan publik.

NARASINETWORK.COM - Rapat kerja (raker) Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Pengawas BUMN (BP BUMN) di Jakarta, Senin (8/12/2025) telah mencapai kesepakatan mengenai pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai dan non-tunai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 bagi sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Bank Tanah. Kesepakatan ini memantapkan komitmen bersama DPR RI dan Pemerintah untuk memperkuat pelayanan publik.

Dalam kesimpulan rapat yang diambil, Komisi XI menyetujui pencairan PMN tunai kepada empat BUMN. Pertama, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan menerima Rp1,8 triliun, yang diarahkan untuk pengadaan trainset dan retrofit Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek. Kedua, PT Industri Kereta Api (PT INKA) mendapatkan Rp473 miliar guna memperkuat kapasitas industri perkeretaapian nasional. Ketiga, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) menerima Rp2,5 triliun untuk modernisasi armada kapal penumpang. Keempat, PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF) mendapatkan alokasi terbesar sebesar Rp6,684 triliun untuk penyediaan pembiayaan perumahan yang mendukung program 3 juta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Selain PMN tunai, Komisi XI juga menyetujui pencairan PMN non-tunai kepada Badan Bank Tanah. Bantuan ini berupa Barang Milik Negara (BMN) tanah yang berasal dari Kementerian ATR/BPN dan aset bekas Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Kementerian Keuangan, dengan nilai wajar sebesar Rp2,957 triliun. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas usaha Badan Bank Tanah, khususnya dalam penyediaan lahan bagi program prioritas nasional dan percepatan pemenuhan backlog kepemilikan rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui kesimpulan rapat, Komisi XI menegaskan bahwa seluruh PMN tahun 2025 ditujukan untuk melaksanakan penugasan pemerintah. PT KAI didorong meningkatkan pelayanan dan modernisasi sarana KRL dengan produksi dari PT INKA, serta memperkuat struktur modal dalam menjalankan Kewajiban Layanan Umum (Public Service Obligation/PSO). PT INKA mendapatkan tugas untuk memperkuat kapasitas industri kereta api nasional dan meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Sementara itu, PT PELNI diharapkan meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan transportasi laut melalui pengadaan tiga kapal penumpang baru.

Di bidang perumahan, PT SMF diminta mengoptimalkan pemanfaatan PMN, memperkuat pembiayaan sekunder perumahan, serta bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, sesuai dengan pelaksanaan Undang-Undang (UU) No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Selain itu, Komisi XI juga meminta Kementerian Keuangan dan BP BUMN untuk menyelaraskan regulasi pelaksanaan PMN dari APBN dengan peraturan perundang-undangan terbaru.

Menutup rapat, Menkeu menyampaikan apresiasi atas dukungan dan catatan yang diberikan oleh Komisi XI DPR RI. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut dengan cara yang akuntabel dan berfokus pada manfaat publik. “Yang jelas, semua pesan-pesan dari pimpinan dan anggota Komisi XI untuk menyempurnakan pelaksanaan ke depan akan kami jalankan dengan serius,” ujar Menkeu, sambil berharap pengelolaan PMN dapat memberikan dampak terbaik bagi masyarakat.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hanna Sania dan Nurhayati dari RBC Sampaikan Pesan pada Aksi "Unjuk Rasa, Unjuk Karya" di TIM Melalui Puisi
narasinetwork.com Football Lab #01 "Membaca Tekanan Tinggi dan Serangan Efektif Indonesia atas Kamboja"
Hattrick Mitchell Baker Antar Timnas Indonesia Bungkam Kamboja 5-1 di Pembuka Piala AFF 2026
KOSMAK Ungkap Dugaan Korupsi Rp.26 Miliar untuk Pengembangan Tanaman Porang di Sidrap
SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar