Industri Rumput Laut Indonesia Ditingkatkan Melalui Inisiatif Investing in Women dan Birufinery

Jumat, 9 Jan 2026 23:00
    Bagikan  
Industri Rumput Laut Indonesia Ditingkatkan Melalui Inisiatif Investing in Women dan Birufinery
Istimewa

Melalui kemitraan dengan inisiatif Investing in Women Australia, Terratai berinvestasi di Birufinery – usaha rumput laut yang mengubah mata pencaharian pesisir dan melindungi ekosistem laut Indonesia.

NARASINETWORK.COM - Mata pencaharian pesisir dan kelestarian ekosistem laut menjadi dua hal saling terkait yang membutuhkan perhatian serius di Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai panjang, pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan dapat menjadi kunci kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus perlindungan alam.

Dalam rangka mendukung hal ini, organisasi Terratai melalui kemitraannya dengan inisiatif Australia, Investing in Women, dengan bangga melakukan investasi pada Birufinery usaha rumput laut yang dipimpin perempuan yang bertujuan mengubah wajah mata pencaharian pesisir dan melindungi ekosistem laut di seluruh Indonesia.

Kemitraan antara Terratai dan Investing in Women merupakan bagian upaya mengembangkan sektor ekonomi pesisir yang memberikan manfaat ganda: bagi masyarakat dan lingkungan. Birufinery sebagai usaha yang menjadi fokus investasi beroperasi dengan prinsip bahwa pengembangan industri rumput laut dapat dilakukan tanpa mengorbankan kelestarian alam atau kesempatan bagi semua anggota masyarakat. Usaha ini berperan sebagai contoh bagaimana inisiatif berbasis perempuan dapat membawa dampak positif luas, mulai dari tingkat komunitas hingga skala nasional.

Birufinery memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya berbeda dari usaha rumput laut lainnya di Indonesia :

- Pertanian Rumput Laut Berkelanjutan

Usaha ini bekerja sama erat dengan masyarakat pesisir untuk membangun sistem pertanian rumput laut ramah lingkungan. Salah satu manfaat utama dari pertanian rumput laut yang dikelola dengan baik adalah kemampuannya menyerap kelebihan nitrogen di perairan, sehingga dapat mengurangi polusi laut dan mencegah terjadinya eutrofikasi – kondisi yang dapat merusak ekosistem akuatik dan mengganggu kehidupan organisme laut lainnya.

- Inovasi Produk untuk Pertanian Ramah Lingkungan

Birufinery memperkenalkan produk unggulan bernama BiruLift, sebuah biostimulan dirancang khusus untuk mendukung pertumbuhan rumput laut. Penggunaan biostimulan ini terbukti dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 30%, sehingga membantu petani dalam mengurangi biaya produksi sekaligus menjaga kualitas perairan sekitar lokasi budidaya.

- Perjuangan untuk Kesetaraan Gender

Birufinery berkomitmen memastikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki akses sama terhadap kesempatan dalam mengembangkan industri rumput laut Indonesia. Usaha ini memastikan bahwa perempuan dapat berperan sentral dalam berbagai tahapan operasi, mulai dari budidaya hingga pemasaran produk, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan ekonomi perempuan di daerah pesisir.

Investing in Women adalah inisiatif yang berfokus pada percepatan pemberdayaan ekonomi perempuan di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan utama dilakukan di tiga negara yaitu Indonesia, Filipina, dan Vietnam, dengan kegiatan terbatas di Myanmar. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak – mulai dari usaha kecil hingga organisasi pembangunan – inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan dalam mengembangkan potensi ekonomi mereka, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Dengan adanya upaya seperti yang dilakukan oleh Birufinery, Terratai, dan Investing in Women, sektor rumput laut Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi industri yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat pesisir dan ekosistem laut. Usaha ini menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi dan perlindungan alam dapat berjalan seiring, sambil memberikan kesempatan setara bagi semua orang untuk berkontribusi dan mendapatkan manfaat.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang
Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor 10.200 Peserta dari 17 Negara
Pemandian Air Panas Cibolang Akan Bersolek, Begini Penjelasan Pengelola
Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial