Waisak 2570 BE "Penghormatan dan Doa untuk Para Pejuang"

Selasa, 5 May 2026 16:12
    Bagikan  
Waisak 2570 BE "Penghormatan dan Doa untuk Para Pejuang"
Istimewa

Umat Buddha di berbagai daerah melaksanakan kerja bakti membersihkan Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pejuang.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Umat Buddha di berbagai wilayah Indonesia melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan Taman Makam Pahlawan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pejuang bangsa.

Aksi sosial ini diprakarsai Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama. Direktur Jenderal Bimas Buddha, Supriyadi, bersama jajaran pejabat dan staf, turun langsung memimpin kegiatan di TMP Nasional Utama Kalibata, Jakarta, pada Minggu (3/5/2026).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, pimpinan serta ketua majelis agama Buddha, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Magabudhi DKI Jakarta, perwakilan pemuda dari berbagai vihara, serta unsur TNI dan Polri.

Supriyadi menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Vesakha Sananda, yaitu rangkaian aksi kebajikan menyambut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak. Puncak peringatan Waisak tahun 2570 Buddhist Era jatuh pada tanggal (31/5/2026).

Menurutnya, pengisian bulan Waisak dengan kegiatan positif bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk karya bakti yang terus berlanjut. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai perjuangan para pahlawan diharapkan dapat tertanam kuat pada generasi penerus.

“Perjuangan para pahlawan yang telah ditorehkan adalah tiada penghargaan yang dapat diukur. Nilai ini wajib ditanamkan agar generasi mendatang mengerti bahwa perjuangan menggerakkan dan mewujudkan kemerdekaan adalah hal luar biasa dan wajib diteruskan,” ujar Supriyadi.

Di tempat terpisah, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Nyoman Suriadarma, memimpin kegiatan serupa di TMP Taruna, Kota Tangerang. Ia mengajak seluruh peserta bekerja dengan semangat ketulusan saat membersihkan area makam dan mendoakan para pejuang yang telah mendahului.

Nyoman juga mengimbau agar semangat tersebut diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, termasuk upaya menjaga kerukunan antarwarga. “Dengan semangat berkarya masing-masing, dan menjaga kerukunan sesama anak bangsa,” katanya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai lokasi lain, seperti di Tugu Makam Pahlawan Patriot Bangsa Bekasi dan daerah lainnya. Rangkaian acara tidak hanya mencakup pembersihan area, tetapi juga peletakan karangan bunga dan tabur bunga sebagai simbol penghormatan.

Ditjen Bimas Buddha berharap perayaan Waisak tidak hanya dipahami secara ritual semata, tetapi juga diaktualisasikan melalui aksi nyata yang menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meneladani semangat juang para pahlawan.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang
Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor 10.200 Peserta dari 17 Negara
Pemandian Air Panas Cibolang Akan Bersolek, Begini Penjelasan Pengelola
Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial