Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay

Jumat, 24 Apr 2026 03:17
    Bagikan  
Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay
Ilustrasi

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Pelayanan air bersih oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM Tirta Raharja, kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Ciparay. Sejumlah warga mengeluhkan distribusi air yang tidak lancar hingga dugaan kebocoran jaringan pipa yang belum tertangani secara maksimal.

Dari informasi yang berhasil di himpun, pada Jum'at (24/4/2026). Keluhan tersebut ramai disuarakan melalui media sosial, beberapa unggahan warganet menyampaikan keresahan mereka terkait kondisi air yang tidak mengalir secara normal, bahkan disebutkan sudah berlangsung cukup lama.

Situasi ini dinilai sangat merugikan, terlebih kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar sehari-hari.

Pernyataan yang muncul didominasi persoalan distribusi air yang kerap tersendat, dugaan kebocoran pipa, hingga dampak proyek galian yang dianggap mengganggu suplai air ke rumah warga.

“Air sering tidak mengalir, padahal pembayaran terus berjalan,” tulis salah satu warganet di Grup media sosial.

Warga lainnya juga menyoroti adanya proyek galian yang diduga berdampak pada terganggunya distribusi air ke rumah-rumah pelanggan.

Tak hanya soal distribusi, sistem penagihan juga menjadi sorotan. Beberapa warga mengaku tetap menerima tagihan rutin, "Ya bahkan dengan denda jika terlambat membayar, meski pasokan air tidak berjalan optimal," ucap warganet lainnya. 

Hal ini memicu kekecewaan dan mempertanyakan transparansi serta kualitas layanan yang diberikan.

Kondisi tersebut memunculkan wacana aksi protes dari sebagian masyarakat. Mereka berharap ada respons cepat dan konkret dari pihak pengelola agar permasalahan tidak berlarut-larut.

Di sisi lain, masyarakat mendesak agar PDAM Tirta Raharja segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perbaikan infrastruktur, penanganan kebocoran, hingga peningkatan komunikasi dengan pelanggan.

Kejelasan informasi dinilai penting agar warga tidak merasa diabaikan.

Air bersih bukan sekadar layanan, melainkan kebutuhan vital. Ketika distribusinya terganggu, dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Oleh karena itu, publik berharap adanya langkah nyata dan cepat agar kepercayaan terhadap layanan BUMD ini dapat kembali pulih.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Melestarikan Nilai Adat Perempuan Kei di Antara Tradisi dan Kehidupan Perkotaan
Menstruasi dan Keterbatasan Ekonomi Tantangan yang Belum Sepenuhnya Terjawab
Inovasi dari Situasi Darurat Bagaimana Pembalut Sekali Pakai Mulai Dikenal Masyarakat
Musik sebagai Medium Pemikiran Menafsirkan Pergulatan Batin dalam Komposisi Yekeshish
Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Opsih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH, Disdagin dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri