Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026

Kamis, 23 Apr 2026 20:45
    Bagikan  
Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026
Istimewa

Wakil ketua Bapora PP Jabar, Ridwan Ginanjar

NARASINETWORK.COM - BANDUNG

-Momentum “Our Power, Our Planet” di Hari Bumi 2026 jadi pengingat keras bumi sedang tidak baik-baik saja.

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah, cuaca ekstrem makin sering terjadi, dan krisis lingkungan semakin nyata.

Jawa Barat pun tidak lepas dari dampaknya, mulai dari banjir berulang, longsor, hingga persoalan sampah dan kerusakan hutan.


Menurut laporan World Meteorological Organization, tahun 2025 termasuk salah satu tahun terpanas dalam sejarah pencatatan, dengan suhu global mendekati 1,5°C di atas masa pra-industri.

Sementara itu, United Nations Environment Programme memperingatkan dunia masih berada di jalur kenaikan suhu hingga sekitar 2,6°C jika tidak ada perubahan besar. Artinya, krisis ini bukan ancaman jauh di masa depan, tapi sudah terjadi saat ini.


Ridwan Ginanjar (RG), Wakil Ketua Bapora PP (Badan Pemuda dan Olahraga Pemuda Pancasila) Jawa Barat, menegaskan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton.

“Ini bukan isu jauh. Ini soal hidup kita hari ini dan masa depan kita besok. Kalau kita diam, kita ikut membiarkan krisis ini membesar,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (23/4/2026). 


RG mengajak pemuda untuk mulai dari langkah sederhana namun konsisten mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, menanam pohon, hingga beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, perubahan besar hanya bisa terjadi jika kebiasaan kecil dilakukan secara bersama-sama.


Ia juga mendorong pemuda untuk mengubah cara pandang terhadap lingkungan, terutama soal sampah. Daur ulang, ekonomi sirkular, dan gerakan urban farming dinilai sebagai solusi nyata yang bisa dilakukan di tingkat komunitas.

“2026 harus jadi titik balik. Pemuda harus jadi penggerak, bukan pengikut. Kita punya kekuatan untuk menjaga bumi, dan itu harus dimulai sekarang,” tutup Ridwan Ginanjar.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Opsih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH, Disdagin dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri
Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional
Indonesia Emas 2045 Kesehatan Jadi Modal Utama Generasi Muda
Narasinetwork.com Dukung Penyebaran Informasi IMLF 2026 dan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang
IMLF 2026 Menghubungkan Bangsa Lewat Literasi di Tengah Peringatan Satu Abad Jam Gadang