Produksi Beras Capai 19,31 Juta Ton BPS Catat Kenaikan Tipis

Selasa, 5 May 2026 20:02
    Bagikan  
Produksi Beras Capai 19,31 Juta Ton BPS Catat Kenaikan Tipis
Istimewa

BPS menyatakan produksi beras Semester I 2026 capai 19,31 juta ton, naik 0,26% year-on-year. Produksi GKG dan GKP juga meningkat, didukung luas panen yang bertambah 0,22%. Meski stabil, cuaca dan ketersediaan air perlu diwaspadai.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa kinerja produksi padi dan beras nasional pada Semester I tahun 2026 menunjukkan tren yang relatif stabil dengan kecenderungan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, dalam rilis resmi pada Senin (4/5/2026).

Ateng menjelaskan, perkiraan total produksi beras pada Januari hingga Juni 2026 mencapai 19,31 juta ton. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,05 juta ton atau setara 0,26 persen dibandingkan capaian tahun 2025 yang tercatat sebesar 19,26 juta ton.

Secara rinci, produksi beras pada bulan Maret 2026 diperkirakan mencapai 5,04 juta ton. Sementara itu, potensi produksi untuk periode April hingga Juni 2026 diproyeksikan mampu mencapai 9,61 juta ton beras.

Ditinjau dari sisi produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG), total hasil panen pada enam bulan pertama tahun ini diperkirakan menyentuh angka 33,52 juta ton. Jumlah tersebut naik 0,09 juta ton atau 0,26 persen dibandingkan data tahun lalu pada periode yang sama.

Produksi GKG pada Maret 2026 tercatat sebesar 8,75 juta ton. Untuk sisa triwulan kedua, potensi hasil yang dapat diharapkan berdasarkan hasil Survei KSA Maret 2026 mencapai 16,68 juta ton GKG.

Data lain menyebutkan total produksi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) untuk Januari–Juni 2026 diperkirakan sebesar 40,08 juta ton. Angka ini bertambah 0,14 juta ton atau 0,35 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 39,94 juta ton GKP.

Produksi GKP pada bulan Maret tercatat 10,48 juta ton, dengan potensi capaian hingga akhir semester diproyeksikan sebesar 19,93 juta ton GKG untuk periode April–Juni.

Dari aspek luas lahan yang dipanen, Ateng menegaskan adanya peningkatan yang terjadi. Perkiraan total luas panen padi pada Januari–Juni 2026 mencapai 6,27 juta hektare. Luas ini bertambah 0,01 juta hektare atau 0,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Realisasi luas panen pada Maret 2026 tercatat seluas 1,61 juta hektare. Untuk periode April hingga Juni, potensi luas panen diperkirakan mencapai 3,16 juta hektare.

Ateng menilai capaian ini membuktikan adanya konsistensi produksi padi nasional yang tetap terjaga. Ia menambahkan, hasil panen saat ini masih ditopang oleh fase panen yang berlangsung pada triwulan kedua. Namun, ia mengingatkan agar faktor cuaca dan kondisi ketersediaan sumber daya air tetap menjadi perhatian untuk menjamin stabilitas produksi ke depan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara
The Evolution and Philosophy of The Dark Horse
Review Film Narasinetwork The Legend of 1900 (1998) Eksistensi Bakat Musik Otodidak
The Burbs Kembali dalam Format Serial Televisi di Bawah Naungan Fuzzy Door Productions
Sketsa Gaya Rancangan Busana Tegas dan Berkarakter Vol.5
KTT ASEAN Presiden Prabowo Tegaskan Pangan Sebagai Penentu Kedaulatan Negara
Menjelang Iduladha 1447 H Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Zoonosis dan Keamanan Pangan
Persib Berhasil Bungkam Persija di Segiri, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak
Big Match Panas! Persija vs Persib Sore Ini, Duel Gengsi yang Bikin Deg-degan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Warga Ciparay Dihebohkan Oleh Penemuan Seorang Wanita Muda yang Meninggal Dunia di Kontrakan
Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Investasi Rp3 Miliar
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Pelayanan KRL Normal Kembali Jejak Duka Masih Terasa di Bekasi Timur