Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat

Sabtu, 31 Jan 2026 11:12
    Bagikan  
Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Istimewa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Kementerian Keuangan pada (28/1/2026) di Jakarta.

NARASINETWORK.COM - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada hari Rabu (28/1/2026). Para pejabat yang menerima amanah jabatan ini berasal dari beberapa Direktorat Jenderal di lingkup Kemenkeu, dengan komposisi sebagai berikut: 22 orang dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), 3 orang dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), 1 orang dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), serta 1 orang dari Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).

Dalam sambutan pada acara pelantikan, Menkeu menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bentuk kepercayaan negara yang diberikan kepada setiap pejabat yang dilantik. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan dengan penuh kesungguhan sesuai dengan amanah yang telah diserahkan. Selain itu, Menkeu juga menegaskan bahwa proses pelantikan pejabat bukanlah sebuah seremoni administratif semata, melainkan merupakan bagian dari tugas negara yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab dan menjadi bentuk kepercayaan publik yang wajib dipertanggungjawabkan.

“Arah dan ekspektasinya adalah kerja serius dan jaga integritas. Ini tugas negara dan kepercayaan publik yang dititipkan di pundak Saudara-Saudara sekalian dan akan dimintai pertanggungjawaban melalui kepemimpinan, etika, serta kinerja,” ujar Menkeu dalam pidatonya.

Selain menekankan pada integritas dan tanggung jawab, Menkeu juga menyampaikan pentingnya merumuskan kebijakan fiskal yang tepat guna mendorong pertumbuhan permintaan dalam negeri. Hal ini diperlukan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan cita-cita pembangunan Indonesia yang maju dan mandiri, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang dan membawa berbagai tantangan.

“Di dalam negeri kita punya domestic demand yang besar. Ini harus didorong lewat kebijakan fiskal yang tepat. Domestic demand kalau kita dorong pertumbuhannya tepat, tapi kalau banyak barang selundupan, domestic demand-nya yang menguasai perusahaan-perusahaan dari luar negeri yang bersaing secara tidak fair, karena masuknya ilegal, sehingga perusahaan-perusahaan dalam negeri tidak mempunyai ruang untuk bersaing secara fair,” jelas Menkeu.

Oleh karena itu, Menkeu mengingatkan bahwa jajaran Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, harus berada di lini terdepan dalam menjaga kelangsungan pasar dalam negeri dari dampak persaingan yang tidak sehat. Hal ini terutama terkait dengan perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi secara tidak sesuai dengan peraturan dan menyebabkan ketidakadilan dalam persaingan bisnis bagi pelaku usaha dalam negeri.

Menkeu kemudian meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan lebih disiplin, menjaga integritas yang tinggi, serta memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara dan pengawasan terhadap pasar domestik dapat berjalan dengan cara yang bersih, profesional, dan sepenuhnya untuk kepentingan negara serta kemakmuran masyarakat Indonesia.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pejabat tinggi dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan, yang turut menyaksikan penyerahan amanah jabatan kepada para pejabat baru yang akan menjalankan tugas di berbagai posisi strategis.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rahasia Masak Ketupat Empuk dan Tidak Cepat Basi
Kepemimpinan Gus Haris dan Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya di Probolinggo
Dunia Usaha Indonesia Berduka Atas Kepergian Michael Bambang Hartono Pendiri Imperium Djarum
Merayakan Hari Dongeng Sedunia Melalui Tradisi Tutur Lisan
Komaneka Resorts Kedepankan Fasilitas Seni dan Budaya Bagi Wisatawan
Nihi Sumba Sebagai Pilihan Destinasi Liburan di Sumba Barat
Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 21 Maret 2026
Dongeng Anak Narasinetwork "Petualangan Wai Menuju Bumi Larwul Ngabal"
“Gawat! TTD Sekda Bisa Dipakai Sembarangan, Ada Apa di Internal Pemkab?”
Respons Cepat Pemkab Bandung Pasca Ambruk Pasar Soreang, Pastikan Korban Tertangani dan Pedagang Terlindungi
Rawan Banjir Bandang, Kang DS Gulirkan Program Pentahelix Normalisasi Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap Solo
RSUD Baru Bermasalah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Soroti Kualitas Proyek dan Pengawasan
Gercep! Forkopimcam Ciparay Tangani Lansia Terlantar
Refleksi Nyepi 2026 Menguatkan Nilai Kemanusiaan Melalui Saka Boga Sevanam
Observasi Cuaca Sebagai Investasi Keselamatan BMKG Peringati HMD ke-76
X Sesuaikan Batas Usia Pengguna Jadi 16 Tahun untuk Mematuhi PP TUNAS Indonesia
Atlet Ferry Pradana Terima Bonus Pemerintah Targetkan Prestasi di ASEAN Para Games Malaysia
Bonus Atlet Medali Asean Para Games 2026 Cair Ditransfer Langsung ke Rekening BRI
Menilik Jejak Migrasi Pelikan Simbol Kesehatan Ekosistem Perairan
Langkah Praktis Melunakkan Daging Menggunakan Bahan Alami