Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT

Minggu, 16 Aug 2026 19:19
    Bagikan  
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Istimewa

Pemerintah mempercepat penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur dengan mengirim 27 ton logistik menggunakan penerbangan Hercules.

NARASINETWORK.COMJAKARTA, Pemerintah mengirimkan total 27 ton logistik ke sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sabtu malam, 15 Agustus 2026, melalui beberapa penerbangan pesawat Hercules, sebagai bagian dari upaya mempercepat evakuasi dan pemulihan pascabencana. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan pengiriman tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang Sabtu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

“Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis pada Minggu (16/8/2026).

Selain bantuan logistik, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan sejumlah kementerian dan lembaga untuk segera turun ke lokasi bencana. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial ditugaskan bersama unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk mendukung penanganan di lapangan.

“Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, dan Kepala Basarnas serta Wamen Kesehatan dan Wamen Sosial beserta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk langsung terbang ke NTT pada hari kejadian untuk sesegera mungkin memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” tulis Teddy.

Pemerintah juga mengerahkan personel TNI dan Polri untuk membantu evakuasi serta pemulihan di sejumlah titik terdampak. Menurut Teddy, lebih dari 3.500 personel TNI-Polri telah dikirim ke berbagai wilayah di Flores pada Sabtu.

Personel tersebut disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, serta sejumlah daerah lain yang terdampak gempa di NTT. Pengerahan pasukan dilakukan bersamaan dengan distribusi logistik dan koordinasi antarlembaga untuk membantu penanganan warga yang terdampak.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah setelah gempa mengguncang sejumlah wilayah di NTT pada Sabtu. Pemerintah masih mengerahkan sumber daya untuk evakuasi, distribusi bantuan, serta penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal dan Lebih dari 2.000 Warga Mengungsi
Gathering Nasabah Adira Finance Cabang Madiun Pererat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Nasabah
KUNTARI’s Mutu Beton: Unorthodox Sounds at Galeri Salihara
KUNTARI Presents Mutu Beton at Galeri Salihara as Part of SIPFest 2026
Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
1.245 Tersangka Diciduk! Polda Jabar Sita Jutaan Obat Terlarang hingga 21 Ribu Botol Miras
Erwan Kusuma Hermawan Didapuk Jadi Ketua KODRAT Kabupaten Bandung, Persiapkan Target Besar
Kekeringan Mulai Menghantam Arjasari, 5.558 Warga Terima Bantuan Air Bersih
BPBD Kabupaten Bandung Sebut Armada dan Operasional Masih Tidak Optimal, 7 Mobil Tangki Air Diajukan ke BNPB
Bapenda Kabupaten Bandung Rekonsiliasi Pajak Makan dan Minum SKPD, Pastikan Data Penerimaan Akurat