Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi

Jumat, 14 Aug 2026 14:22
    Bagikan  
Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Rissa Churria

Sebanyak 50 siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur, Jakarta Utara, mengikuti workshop menulis puisi dalam program Roadshow Membaca, Kamis (13/8/2026) bersama Rissa Churria.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Sebanyak 50 siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur, Jakarta Utara, mengikuti workshop menulis puisi melalui program Roadshow Membaca yang digelar Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menghadirkan Rissa Churria sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kak Aji, perwakilan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara. Dari pihak sekolah, hadir Ibu Resti, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, mewakili Kepala SMP Daarul Ma’arif.

Workshop bertajuk “Menemukan Puisi di Sekitar Kita” mengajak siswa menulis berdasarkan hal-hal yang mudah ditemui. Rissa meminta peserta memperhatikan benda, suasana, suara, maupun pengalaman yang dapat dijadikan bahan tulisan.

Rissa Churria merupakan pendidik, penyair, prosais, dan esais. Ia juga mengelola Rumah Baca Ceria (RBC), menjadi pengurus Jagat Sastra Milenia (JSM), serta anggota Penyair Perempuan Indonesia (PPI).

Pada sesi latihan, siswa terlebih dahulu memilih satu tema. Setelah itu, mereka diminta menuliskan 10 kata yang berkaitan dengan tema tersebut.

Sepuluh kata itu digunakan sebagai bahan untuk menyusun puisi. Peserta memilih kata, menghubungkannya, kemudian mengembangkan susunan tersebut menjadi larik dan bait.

Menurut Rissa, cara tersebut dapat membantu siswa memulai tulisan tanpa harus mencari istilah yang sulit. Hal-hal yang berada di sekitar mereka pun dapat menjadi bahan puisi.

Meja, jendela, pohon, hujan, suasana kelas, keluarga, persahabatan, hingga pengalaman pribadi dapat digunakan sebagai titik awal tulisan.

Peserta juga mendapat latihan memilih benda di sekitar mereka, kemudian membayangkan benda tersebut dapat berbicara. Latihan itu digunakan untuk mengenalkan personifikasi dalam puisi.

Selain personifikasi, Rissa menjelaskan empat unsur yang dapat digunakan saat menulis puisi, yaitu tema, diksi, imaji, dan majas.

Siswa kemudian diajak menggunakan pengalaman pancaindra sebagai bahan tulisan. Mereka diminta mencatat hal yang dilihat, didengar, dicium, dirasakan, atau disentuh, lalu mengubahnya menjadi kata-kata.

Sesi tanya jawab berlangsung setelah materi dan latihan diberikan. Sejumlah siswa bertanya mengenai cara menemukan inspirasi, memilih kata, menggunakan majas, serta membuat puisi lebih menarik.

Pertanyaan lain berkaitan dengan cara menyampaikan puisi. Rissa menjelaskan penggunaan artikulasi, intonasi, jeda, ekspresi, dan penghayatan saat membaca karya.

Setelah mengikuti latihan, peserta menyusun satu puisi. Kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk mencoba proses menulis secara langsung, mulai dari menentukan tema hingga menyelesaikan karya.

Roadshow Membaca di SMP Daarul Ma’arif Semper Timur menjadi salah satu kegiatan literasi yang mempertemukan siswa dengan praktik menulis puisi. Materi diberikan melalui contoh, latihan, dan tanya jawab.

Dari 10 kata yang dipilih, siswa kemudian mengembangkannya menjadi larik dan bait. Cara tersebut menjadi latihan bagi peserta untuk mulai menulis tanpa harus menunggu munculnya ide yang dianggap sempurna.

Rissa menyampaikan pesan kepada peserta agar tidak menunggu menjadi penyair untuk mulai menulis puisi.

“Jangan menunggu menjadi penyair untuk menulis puisi. Tulislah puisimu. Maka perjalanan menjadi penyair telah dimulai.”

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
1.245 Tersangka Diciduk! Polda Jabar Sita Jutaan Obat Terlarang hingga 21 Ribu Botol Miras
Erwan Kusuma Hermawan Didapuk Jadi Ketua KODRAT Kabupaten Bandung, Persiapkan Target Besar
Kekeringan Mulai Menghantam Arjasari, 5.558 Warga Terima Bantuan Air Bersih
BPBD Kabupaten Bandung Sebut Armada dan Operasional Masih Tidak Optimal, 7 Mobil Tangki Air Diajukan ke BNPB
Bapenda Kabupaten Bandung Rekonsiliasi Pajak Makan dan Minum SKPD, Pastikan Data Penerimaan Akurat
Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan
BPBD Kabupaten Bandung Percepat Distribusi Air Bersih, Gandeng PMI hingga PDAM Tangani Dampak Kekeringan
DPD APPSI Kabupaten Bandung Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Nama-nama Pengurusnya
Dalam Rangka HUT RI, PDAM Tirta Raharja Luncurkan Program Subsidi Untuk Warga Masyarakat
'Viralkan, Saya Kasih Hadiah!' Dedi Mulyadi Tantang Warga Bongkar Penjual Tramadol dan Miras Ilegal di Jabar
Riani Pemulung "A Mother from Tegal Turning a Simple Hut into a Place of Learning"
Bakso Abang-Abang Kuliner Sederhana dengan Rasa yang Sulit Dilupakan
Indonesian Stars Agnez Mo and Anggun C. Sasmi Join Reacher Season 4 as Powerful Antagonists
PLKI UPQ Ciawi Bogor Menyusuri Sejarah Percetakan Al-Qur’an Indonesia
Muharam Islamic Literacy Festival 1448 H, Hadirkan Literasi, Layanan Sosial, dan Wisata Edukasi Al-Qur'an