NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mendukung penguatan komunikasi publik terkait program imunisasi melalui Forum Tematik Bakohumas. Kegiatan bertema “Sinergi Humas Pemerintah untuk Program Imunisasi yang Lebih Kuat dan Terpercaya” ini berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Forum yang digelar oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) ini membahas strategi penyampaian informasi guna meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika konten di ruang digital.
Ketua Pelaksana Bakohumas sekaligus Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Marroli Jeni Indarto, menyampaikan bahwa kerja sama antarinstansi diperlukan untuk memastikan informasi yang disebarkan bersifat konsisten, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sinergi antar humas pemerintah menjadi kunci untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap imunisasi. Diperlukan narasi yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan dalam menghadapi arus informasi yang berkembang,” ujarnya.
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menegaskan imunisasi merupakan upaya kesehatan yang efektif untuk mencegah berbagai penyakit. Selain perbaikan layanan, cara penyampaian informasi yang tepat menjadi faktor penentu bagi masyarakat untuk menerima program ini.
“Imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang efektif dalam mencegah penyakit. Selain penguatan layanan, komunikasi publik yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.
Dalam sesi diskusi, dokter muda sekaligus narasumber dari Kementerian Kesehatan, Muhammad Hildan Erriansyah, menyoroti pentingnya penyesuaian metode komunikasi. Penyampaian kepada generasi muda perlu disajikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar pesan dapat diterima dengan baik.
“Penyampaian informasi kesehatan kepada generasi muda perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih personal, sederhana, dan mudah dipahami, agar pesan dapat diterima secara efektif,” ungkapnya.
Lebih jauh dijelaskan, imunisasi dan aktivitas fisik merupakan dua unsur pendukung kesehatan yang saling melengkapi. Imunisasi berfungsi sebagai perlindungan awal, sementara olahraga berperan menjaga kondisi tubuh tetap bugar.
Forum juga menghadirkan paparan mengenai analisis percakapan publik di media sosial yang disampaikan oleh Ismail Fahmi. Pembahasan mencakup pola penyebaran informasi dan bentuk tanggapan masyarakat terhadap program imunisasi.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat koordinasi antarlembaga negara dalam menyebarluaskan informasi kesehatan. Tujuannya agar masyarakat, terutama kalangan muda, semakin memahami manfaat pencegahan penyakit serta pentingnya menjaga kebugaran jasmani.