Kerap Resahkan Warga, Satpol PP Kabupaten Bandung Amankan Sejumlah Gelandang di Soreang

Selasa, 18 Nov 2025 01:44
    Bagikan  
Kerap Resahkan Warga, Satpol PP Kabupaten Bandung Amankan Sejumlah Gelandang di Soreang
Gustav VR

Sejumlah petugas satpol PP Kabupaten Bandung saat amankan sejumlah gelandang jalanan

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

- Sejumlah gelandang dan pengamen jalanan diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung setelah adanya laporan masyarakat Soreang yang merasa resah akibat aksi pemaksaan saat meminta uang di area publik.

Penertiban dilakukan pada Senin  (17/11/2025)? sore di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Bandung. Dari pantauan di lokasi, para pengamen duduk di area halaman gedung usai diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal oleh petugas.


Laporan yang masuk ke Satpol PP menyebutkan bahwa para pengamen tersebut kerap meminta uang secara memaksa kepada pengendara maupun pejalan kaki, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan dikhawatirkan mengganggu keamanan lingkungan.


Masyarakat Mengaku Resah

Beberapa warga yang melapor menyampaikan bahwa aksi para pengamen ini sudah terjadi berulang kali, terutama di kawasan yang ramai dilintasi kendaraan. Mereka disebut tidak hanya bernyanyi, tetapi juga memaksa memberikan uang dengan cara menghampiri pengendara dan mengetuk kaca mobil.


"Sudah banyak warga yang komplain karena merasa terganggu, bahkan ada yang takut saat dihampiri," ujar Kabid Trantibumas Irwan Ahmad. 

Ia juga menegaskan bahwa dalam giat penertiban tersebut, petugas Satpol PP Kabupaten Bandung melakukan pendekatan humanis namun tetap tegas. Para pengamen diperiksa, diberi pembinaan, dan diarahkan untuk tidak mengulangi aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.


Petugas juga mengingatkan bahwa tindakan memaksa meminta uang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum, sehingga ke depan operasi serupa akan terus dilakukan.

Ancaman Ketidaknyamanan Publik Terus Meningkat Jika tidak segera ditertibkan, lonjakan aktivitas gelandang dan pengamen yang melakukan pemaksaan dikhawatirkan memicu meningkatnya keresahan masyarakat, terutama di wilayah perkotaan seperti Soreang yang menjadi pusat pelayanan pemerintahan. Kondisi ini dapat berdampak pada rasa aman masyarakat dan menciptakan citra lingkungan yang tidak kondusif.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
Satpol PP

Berita Terbaru

Ketika Arus Migrasi Bertemu Perbedaan Budaya
Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan Dari Hidrasi hingga Kesehatan Jantung
Membedah Kekuasaan dan Ideologi Gender dalam Masyarakat elalui Perspektif Feminis
PLN ULP Baleendah Hadirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya untuk Pelanggan.
Layanan PUSPA untuk Warga Jakarta Konsultasi dan Informasi Seputar Keluarga
Industri Rumput Laut Indonesia Ditingkatkan Melalui Inisiatif Investing in Women dan Birufinery
Informasi Penting tentang Pengajuan Visa Pelajar untuk Semester Pertama 2026 di Australia
Sanur SEZ Hosts New Australia-Indonesia Oncology Facility as Part of Invested Strategy
BPKW III Sumbar Gelar Sabudaya di IMLF-4 Peringati 100 Tahun Jam Gadang
Setelah Sempat Viral, Jembatan Hijau Cijeruk Kini Jadi Kebanggaan Masyarakat Bojongsoang dan Sekitarnya
Dibersihkan Hari Ini, Muncul Lagi Besok: Sampah Liar Jadi Masalah Kronis
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penipuan YS dan MI, Korban Nilai Proses Persidangan Janggal
Para Ahli CASA dan Kemenhub RI Bahas Strategi Komunikasi Keselamatan Penerbangan
Para Praktisi AI Indonesia Eksplorasi Implementasi Teknologi di Bali
Swasembada Pangan Nasional Terwujud Tahun 2025 Presiden Berikan Penghargaan
Panen Raya Karawang Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian Modern
Stabilitas Inflasi Kota Tangerang Tetap Terjaga Capai 2,55 Persen
Pasar Kombongan Jakarta Pusat Dibuka Hadirkan Layanan Pembayaran Digital
IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi Diwarnai Demonstrasi Kaligrafi 100 Meter
PDI Perjuangan Tegaskan Tetap Dukung Kang DS dan Jaga Koalisi Bedas