Setelah 7 Hari Kejadian Longsor Arjasari, Kang DS Resmi Hentikan Pencarian Korban 

Jumat, 12 Dec 2025 06:14
    Bagikan  
Setelah 7 Hari Kejadian Longsor Arjasari, Kang DS Resmi Hentikan Pencarian Korban 
Istimewa

Foto bersama dengan Bupati Bandung, BPBD, para relawan, TNI dan Polri serta para korban pengungsi

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

Bupati Bandung Dadang Supriatna resmi menghentikan pencarian tiga korban longsor di Kampung Condong RT 06-07/RW 09 Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Kamis (11/12/2025) sore. 


Tetapi para relawan dalam tiga hari kedepan akan berusaha untuk melakukan pencarian tiga korban longsor yang masih tertimbun dan belum ditemukan. 


Sebelumnya, Bupati Bandung bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, Basarnas, BPBD, komponen masyarakat maupun para stakeholder telah berupaya melakukan pencarian tiga korban longsor. 


Ketiga korban longsor itu yakni atas nama Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (10), seorang pelajar. Mereka tertimpa longsor sebuah lereng dengan ketinggian 80 meter dan lebar 150 meter pada Jumat (5/12/2025) sore, setelah sebelumnya turun hujan deras di wilayah tersebut. 


"Karena sudah tujuh hari, dan sudah tujuh hari ini para korban longsor belum diketemukan, maka saya mohon kesadaran dari keluarganya. Pemerintah sudah berupaya, Forkopimda sudah berupaya, dan Basarnas sudah berupaya, dan seluruh masyarakat serta komponen stakeholder sudah berupaya. Inilah takdir yang tentunya tidak bisa dilakukan lagi karena tujuh hari ini batas maksimal. Saya meyakini yang tertimbun ini husnul khatimah. Aamiin yra," tutur Bupati Dadang Supriatna dalam keterangannya di Kertasari, Kamis (11/12/2025). 


Bupati Bandung mengungkapkan bahwa mitigasi bencana perlu dilakukan di 15 kecamatan di Kabupaten Bandung. Terutama di lokasi-lokasi yang sifatnya rawan. 


"Maka silahkan sampaikan kepada pak kades atau kepala desa masing-masing, atau kepada para camat. Apakah perlu dilakukan evakuasi dan sebagainya, karena curah hujan masih tinggi. Bahkan menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) sampai Februari 2026 curah hujan diperkirakan masih tinggi," ujarnya. 


"Bahkan Mendagri juga membuat edaran bahwa seluruh kepala daerah tidak boleh keluar negeri sampai dengan tanggal 15 Januari 2026. Artinya, ini siaga satu dan harus sama-sama kita jaga," ujarnya. 


Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, berharap semua komponen baik RT, RW, perangkat desa, kepala desa dan juga camat dan para kepala dinas dikerahkan jangan sampai terlena. 

"Siap siaga ini perlu dilakukan di masing-masing wilayah," ujarnya

Sementara itu Kalak BPBD kabupaten Bandung, Wahyudin menyampaikan hal yang sama. Pihaknya mengaku sudah berupaya dalam mencari korban yang hilang.

"Kita semua sudah berupaya mencari kemudian menggali tumpukan lumpur, namun sesuai arahan pak Bupati yang sudah 7 hari ya dihentikan," ucapnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

PLN ULP Baleendah Hadirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya untuk Pelanggan.
Layanan PUSPA untuk Warga Jakarta Konsultasi dan Informasi Seputar Keluarga
Industri Rumput Laut Indonesia Ditingkatkan Melalui Inisiatif Investing in Women dan Birufinery
Informasi Penting tentang Pengajuan Visa Pelajar untuk Semester Pertama 2026 di Australia
Sanur SEZ Hosts New Australia-Indonesia Oncology Facility as Part of Invested Strategy
BPKW III Sumbar Gelar Sabudaya di IMLF-4 Peringati 100 Tahun Jam Gadang
Setelah Sempat Viral, Jembatan Hijau Cijeruk Kini Jadi Kebanggaan Masyarakat Bojongsoang dan Sekitarnya
Dibersihkan Hari Ini, Muncul Lagi Besok: Sampah Liar Jadi Masalah Kronis
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penipuan YS dan MI, Korban Nilai Proses Persidangan Janggal
Para Ahli CASA dan Kemenhub RI Bahas Strategi Komunikasi Keselamatan Penerbangan
Para Praktisi AI Indonesia Eksplorasi Implementasi Teknologi di Bali
Swasembada Pangan Nasional Terwujud Tahun 2025 Presiden Berikan Penghargaan
Panen Raya Karawang Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian Modern
Stabilitas Inflasi Kota Tangerang Tetap Terjaga Capai 2,55 Persen
Pasar Kombongan Jakarta Pusat Dibuka Hadirkan Layanan Pembayaran Digital
IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi Diwarnai Demonstrasi Kaligrafi 100 Meter
Persatuan Alumni GMNI: Pertumbuhan 5 Persen Tak Menjamin Keadilan, Indonesia Terancam Krisis Moral
Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB
Tak Bisa Lagi Ditutup-Tutupi, Dedi Mulyadi Perintahkan Anggaran Pemda hingga Desa Dibuka ke Publik
Ketua DPRD dan Forkopimcam Ciparay Resmikan SPAM di Kampung Parigi