Dibersihkan Hari Ini, Muncul Lagi Besok: Sampah Liar Jadi Masalah Kronis

Jumat, 9 Jan 2026 19:14
    Bagikan  
Dibersihkan Hari Ini, Muncul Lagi Besok: Sampah Liar Jadi Masalah Kronis
Gustav VR

Tumpukan sampah berceceran di jalan raya Siliwangi Baleendah Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala UPT Pengangkutan Sampah Wilayah Baleendah, Arif, kembali melakukan operasi bersih (opsih) di Jalan Raya Siliwangi, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas maraknya pembuangan sampah liar di sepanjang ruas jalan tersebut.

Arif menyebut, tumpukan sampah yang kerap muncul di lokasi tersebut merupakan ulah oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab dan terus berulang meski telah dilakukan berbagai upaya pencegahan.

“Kami sudah berulang kali menghimbau warga, masyarakat sekitar, dan pihak-pihak terkait untuk menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi ini jalan raya umum yang setiap hari dilalui banyak orang,” ujar Arif, Jumat (9/12/2025).

Namun demikian, peringatan dan imbauan tersebut dinilai belum efektif. Menurut Arif, masih ada oknum yang tetap membuang sampah sembarangan tanpa memikirkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Persoalannya begini, hari ini bisa kita bersihkan sampah liar yang entah berasal dari mana. Tapi beberapa hari kemudian sudah muncul lagi. Akhirnya kami yang dianggap tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan operasi bersih tersebut, Arif menjelaskan bahwa pengangkutan sampah tidak hanya dilakukan oleh petugas UPT, tetapi juga melibatkan unsur kewilayahan.

“Untuk opsih ini, personel dari UPT kami dibantu oleh BBBS Kecamatan Baleendah,” katanya.

Warga Keluhkan Bau dan Kondisi Kumuh

Sementara itu, kondisi tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk dalam volume besar dikeluhkan warga sekitar. Selain merusak pemandangan, sampah tersebut juga menimbulkan bau tidak sedap.

Salah seorang warga Baleendah, Deden, mengatakan bahwa keberadaan sampah liar tersebut sangat mengganggu, terutama bagi pengguna jalan.
“Kalau sudah numpuk dan berceceran, entah itu sampah apa saja, baunya menyengat. Tidak nyaman kalau melintas di sini,” ucapnya di lokasi.

Warga berharap adanya pengawasan lebih ketat serta tindakan tegas terhadap pelaku pembuangan sampah liar agar permasalahan tersebut tidak terus berulang.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

PLN ULP Baleendah Hadirkan Gebyar Awal Tahun 2026, Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya untuk Pelanggan.
Layanan PUSPA untuk Warga Jakarta Konsultasi dan Informasi Seputar Keluarga
Industri Rumput Laut Indonesia Ditingkatkan Melalui Inisiatif Investing in Women dan Birufinery
Informasi Penting tentang Pengajuan Visa Pelajar untuk Semester Pertama 2026 di Australia
Sanur SEZ Hosts New Australia-Indonesia Oncology Facility as Part of Invested Strategy
BPKW III Sumbar Gelar Sabudaya di IMLF-4 Peringati 100 Tahun Jam Gadang
Setelah Sempat Viral, Jembatan Hijau Cijeruk Kini Jadi Kebanggaan Masyarakat Bojongsoang dan Sekitarnya
Dibersihkan Hari Ini, Muncul Lagi Besok: Sampah Liar Jadi Masalah Kronis
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penipuan YS dan MI, Korban Nilai Proses Persidangan Janggal
Para Ahli CASA dan Kemenhub RI Bahas Strategi Komunikasi Keselamatan Penerbangan
Para Praktisi AI Indonesia Eksplorasi Implementasi Teknologi di Bali
Swasembada Pangan Nasional Terwujud Tahun 2025 Presiden Berikan Penghargaan
Panen Raya Karawang Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian Modern
Stabilitas Inflasi Kota Tangerang Tetap Terjaga Capai 2,55 Persen
Pasar Kombongan Jakarta Pusat Dibuka Hadirkan Layanan Pembayaran Digital
IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi Diwarnai Demonstrasi Kaligrafi 100 Meter
Persatuan Alumni GMNI: Pertumbuhan 5 Persen Tak Menjamin Keadilan, Indonesia Terancam Krisis Moral
Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB
Tak Bisa Lagi Ditutup-Tutupi, Dedi Mulyadi Perintahkan Anggaran Pemda hingga Desa Dibuka ke Publik
Ketua DPRD dan Forkopimcam Ciparay Resmikan SPAM di Kampung Parigi